BUDAYA

Peran H Sura’i Wujudkan Mimpi Seni Budaya Daerah

28
×

Peran H Sura’i Wujudkan Mimpi Seni Budaya Daerah

Share this article
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

DPNTimes.com, Nunukan – Ketua pemangku Adat Tidung Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan H Abdul Kahar menilai H Sura’i adalah sosok yang yang mimiliki watak karakter ketokohan yang bagus.

H Sura’i yang kini menjabat sebagai Koordinator Lembaga Adat Tidung Kabupaten Nunukan dinilai berkinginan kuat untuk merangkul semua masyarakat adat Tidung di Kalimantan Utara (Kaltara).

“Beliau (H Sura’i) itu keinginannya merangkul semua masyarakat Tidung itu di seluruh Kaltara ini,” tutur H.Kahar, Jumat (31/05/24).

H Kahar menyampaikan, kepedulian H Sura’i dapat dilihat atas terselenggaranya Iraw Tidung Borneo Bersatu yang sudah berjalan setiap tahunnya.

Baca Juga  Rangkaian HUT ke-25 Nunukan, Wedding Market dan Festival Tari Kreasi Nusantara Digelar Meriah

Tak hanya melibatkan masayarakat adat Tidung saja, tetapi juga mengundang seluruh etnis, bahkan mengundang sampai tingkat manca negara seperti Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina.

“Alhamdulillah selama dua kali penyelenggaraan Iraw itu kan istilahnya kita di sini dapat dikatakan hukum, damai gitu melestarikan adat istiadat budaya asli,” terang H Kahar.

Jadi, lanjut dia, berbicara tentang H Sura’i, ketokohannya sangat baik dan salah satu yang bisa membuat orang itu tertarik dengan dia karena di Iraw Tidung Borneo bersatu melibatkan semua etnis yang ada di Kabupaten Nunukan.

“Semua merasakan kemeriahannya festival Iraw Tidung Borneo. Ekonomi masyarakat juga bisa hidup. Bahkan H Sura’i minta agar budaya-budaya etnis di luar Tidung turut menampilkan persembahan budayanya pada acara tersebut. Jadi kalau menurut saya ini kita berbicara di lingkup adatlah kan, itu luar biasa perhatiannya,” tambah H Kahar.

Baca Juga  Ketua Umum PWI: Baca Puisi di Pantai Ancol Menjadi Warna HPN 2024

Selain itu, tambahnya, dari sisi ilmu pengetahuan seni budaya bahasa Kalimantan Utara khususnya suku Tidung, H Sura’i dinilai telah memberikan segenap kemampuannya.

Salah satu peran H Sura’i adalah berjuang menghadirkan kamus Bahasa Tidung dan dijadikan satu dari sekian banyak bahasa lokal yang ada di Kabupaten Nunukan.

“Ya saya sangat mendukung sekali dan mengapresiasi dengan adanya niatan itu. Dimana sekolah-sekolah mulai ada pelajaran muatan lokal khusus pelajaran bahasa Tidung,” tutupnya. (***)

Baca Juga
Baca Juga  Kemeriahan HUT ke-24 Nunukan Gerakkan Perekonomian UMKM

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights