DAERAHNEWSTNI-POLRI

Satgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Gandeng Dinkes HST Gelar Penyuluhan Stunting

79
×

Satgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Gandeng Dinkes HST Gelar Penyuluhan Stunting

Share this article
Satgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Gandeng Dinkes HST Gelar Penyuluhan Stunting, Jumat (08/10). Foto: Ist

DPNTimes,HST-Menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 112 Kodim 1002/HST melakukan upaya pencegahan stunting dengan cara penyuluhan yang merupakan salah satu sasaran TMMD non fisik.

Kegiatan penyuluhan yang diadakan di Gedung PPK Desa Rantau Keminting, Kecamatan Labuan Amas Utara, Kabupaten HST, Kalsel pada Jumat, (08/10) tersebut guna memberikan sosialisasi bukan hanya tentang stunting melainkan adanya sosialiasi Posyandu dan Posbindu PTM.

Baca Juga  Peringatan Hari Pramuka Ke - 62, 3 Anggota Pramuka Nunukan Terima Penghargaan Lencana

Lutfah Istiqamah dari Dinas Kesehatan Kabupaten HST bertindak selaku narasumber mengatakan bukan hari ini saja, melainkan jauh – jauh hari dari Dinkes Kabupaten HST sudah memberikan sosialisasi tentang pencegahan Stunting.

Satgas TMMD ke-112 Kodim 1002/HST Gandeng Dinkes HST Gelar Penyuluhan Stunting, Jumat (08/10). Foto: Ist

“Dampak stunting umumnya terjadi disebebkan kurangnya asupan nutrisi pada 1.000 hari pertama anak, hitungan 1.000 hari di sini dimulai sejak masih janin sampai dengan usia 2 tahun, jika pada rentan waktu ini, gizi tidak dicukupi dengan baik, dampak yang ditimbulkan memiliki efek jangka pendek dan efek jangka panjang,” jelasnya.

“Gejala stunting jangka pendek meliputi hambatan perkembangan, penurunan fungsi kekebalan, penurunan fungsi kognitif, dan gangguan sistem pembakaran,” lanjutnya.

Baca Juga  Kaltara Raih 4 Penghargaan di Peringatan Hari BUMDes

Dan untuk gejala jangka panjang, lanjut Lutfah, meliputi obesitas, penurunan toleransi glukosa, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan osteoporosis.

“Oleh karena itu, mari kita cegah stunting sedini mungkin, pada usia 1.009 hari pertama kehidupan, asupan nutrisi yang baik sangat dianjurkan oleh ibu hamil, tak hanya untuk dirinya, namun asupan yang baik juga dibutuhkan jabang bayi yang ada dalam kandungannya,”ucap Lutfah.(Pendim1002).

Baca Juga
Baca Juga  Pemkab Nunukan Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS APBD Nunukan TA 2024

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights