GLOBALNASIONAL

Sandar Perdana, KM Cattleya dari Sulbar Berlabuh di Lahad Datu Malaysia

30
×

Sandar Perdana, KM Cattleya dari Sulbar Berlabuh di Lahad Datu Malaysia

Share this article
Bupati Polewali Mandar, Sulbar, H. Andi Ibrahim Masdar berikan keterangan pers di Pelabuhan Lahad Datu, Sabah, Malaysia (astroawani)

DPNTimes.com, KALTARA – Transportasi laut KM Cattleya Express berhasil melakukan pelayaran perdana dari Pelabuhan Tanjung Silopo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) dan tiba di Malaysia, Rabu (20/12/2023).

Kapal milik PT Panca Merak Samudera ini sandar di Pelabuhan Ferry Lahad Datu, Sabah pada pagi hari waktu setempat. Pelayaran perdana ini langsung disambut jajaran otorita di Sabah, Malaysia.

Pelayaran dari Polewali Mandar menuju Lahad Datu ditempuh kurang lebih selama dua hari dan dua malam. Pelayaran perdana ini sekaligus mencatatkan sejarah terhubungnya konektivitas Indonesia-Malaysia

Baca Juga  KPP Bea dan Cukai Nunukan Musnahkan Ribuan BMMN Eks Tegahan Periode 2020-2022

Pegawai Daerah Lahad Datu, Firuz Idzualdeen dalam keterangannya mengatakan, sebanyak 93 orang yang terdiri dari delegasi khusus dan penumpang umum telah menjalani pemeriksaan imigrasi setempat setibanya di Pelabuhan Ferry Lahad Datu.

“Alhamdulillah, ini pelayaran pertama dan telah mendapat izin dari Wisma Putera dan Kerajaan Negeri Sabah. Tempo (waktu) percobaan dilakukan selama 6 bulan ke depan,” ucap Firuz kepada wartawan setempat, seperti dikutip dari Astro Awani.

Sementara itu, hadir dalam delegasi Bupati Polewali Mandar, H. Andi Ibrahim Masdar mengatakan, dengan beroperasinya kapal penyeberangan dari Polewali Mandar ke Lahad Datu ini, diharapkan mampu mendorong peningkatan kerjasama ekonomi dan sektor pariwisata Indonesia-Malaysia.

“Kami merencanakan pelayaran ini sejak enam tahun terkahir. Alhamdulillah, dengan dukungan pemangku kebijakan dan otorita di Sabah, pelayaran perdana ini dapat dilaksanakan. Saya berterima kasih atas dukungan semua pihak khususnya di Sabah, Malaysia,” tegas bupati.

Baca Juga  Luar Biasa! 7 dari 14 Ha Lahan Tidur di Pegunungan Tengah Jadi Persawahan

Sementara itu, Budi, salah seorang penumpang yang ikut berlayar dari Pelabuhan Tanjung Silopo menuju Lahad Datu mengaku sangat gembira dengan dibukanya rute internasional ini.

“Selama perjalanan cukup lancar. Kondisi kapalnya juga bersih. Kami sangat senang karena sudah ada kapal laut yang langsung dari Sulbar ke Malaysia,” imbuh Budi. (astroawani/pwinnk)

Baca Juga
Baca Juga  Kunker ke PPU, Kakanwil Kemenkumham Kaltim Teken Surat Pernyataan Komitmen

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights