DAERAH

Irup Hari Lahir Pancasila, Hanafiah: Amalkan Nilai – Nilai yang Terkandung dalam Sila – Sila Pancasila

138
×

Irup Hari Lahir Pancasila, Hanafiah: Amalkan Nilai – Nilai yang Terkandung dalam Sila – Sila Pancasila

Share this article
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

DPNTimes.com, Nunukan – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (01/06/24).

Bertindak selaku inspektur upacara (irup) Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, Sementara Gat Kaleb, Anggota DPRD Kab Nunukan membacakan UUD 1945.

Pasukan upacara terdiri atas TNI/Polri, Basarnas, Unsur ASN, perwakilan siswa SMA/SMK serta organisasi kepemudaan.

Bertindak sebagai komandan upacara IPTU Rianto, AKP Sunaria bertindak sebagai Perwira Upacara.

Upacara juga dihadiri oleh Forkopimda, Anggota DPRD kabupaten Nunukan, Kepala Kementrian Agama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan H Asmar, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Instansi Vertikal, pimpinan organisasi wanita, serta seluruh Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemkab Nunukan.

Dengan mengusung tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, wakil Bupati Hanafiah membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI.

Disampaikan Wabup H Hanafiah, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

“Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat,” sebut H Hanafiah menyapaikan sambuta Yudian.

Baca Juga  Bupati Nunukan Resmikan Wakul, Laura: Jangan Sampai Kembali Kumuh

Lebih lanjut ia sampaikan, keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia.

Di dalam Pancasila, lanjutnya, terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai- nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong.

“Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.

Yudian melalui Wabup H Hanafiah mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagai meja statis, tambah dia, Pancasila terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.

Pada upacara Hari Lahir Pancasila tersebut, Wakil Bupati H Hanafiah juga menyampaikan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI Yudian Wahyudi.

Disampaikan Wabup H Hanafiah, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini mengambil tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045”.

Baca Juga  Tangani Perkara Litigasi dan Non Litigasi, Pemkab dan Kejari Nunukan Teken MoU

“Tema ini mengandung maksud bahwa Pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya, dan bahasa dalam menyongsong 100 tahun Indonesia Emas yang maju, mandiri dan berdaulat,” sebut H Hanafiah menyapaikan sambuta Yudian.

Lebih lanjut ia sampaikan, keberadaan Pancasila merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa untuk bangsa Indonesia.

Di dalam Pancasila, lanjutnya, terkandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi nilai- nilai inklusivitas, toleransi, dan gotong royong.

“Keberagaman yang ada merupakan berkat yang dirajut dalam identitas nasional Bhinneka Tunggal Ika,” tambahnya.
Yudian melalui Wabup H Hanafiah mengajak komponen bangsa di mana pun berada untuk bahu membahu membumikan nilai-nilai Pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagai meja statis, tambah dia, Pancasila terbukti mampu mempersatukan bangsa Indonesia dalam menghadapi beragam gelombang tantangan dan ujian sejarah, sehingga sampai dengan saat ini Indonesia tetap berdiri kokoh dan tangguh sebagai bangsa yang besar.

Sedangkan sebagai leitstar dinamis, lanut H Hanafiah menyampaikan, Pancasila merupakan bintang penuntun yang membawa Indonesia pada gerbang kemajuan dan kemakmuran di era globalisasi teknologi dan informasi sekarang ini.

“Pancasila diharapkan menjadi filter agar bangsa Indonesia tidak mengalami disorientasi di masa depan,” sebut H Hanafiah.

Baca Juga  Majelis Wakil Cabang NU Kecamatan Nunukan Selatan Gelar Harlah ke-101 NU dan Isra Mi'raj

Ia mengajak agar perkembangan teknologi informasi dimanfaatkan secara bijaksana untuk menyiarkan konten-konten dan narasi positif yang mencerminkan aktualisasi nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Lebih dari itu, saya mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengarusutamakan Pancasila dengan metode dan cara-cara kekinian dalam menyongsong bonus demografi yang akan menempatkan kaum milenial dan Gen-Z sebagai pelaku utama pembangunan bangsa,” tutupnya. (prokompimnnk/red)

Baca Juga

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights