Categories: DAERAH

Pemkab Nunukan Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi Terhadap APBD 2025

Published by

<p>DPNTimes&period;com&comma; Nunukan &&num;8211&semi; Pemerintah Kabupaten &lpar;Pemkab&rpar; Nunukan menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi terhadap Nota Rancangan Peraturan Daerah &lpar;Ranperda&rpar; Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah &lpar;APBD&rpar; tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal ini disampaikan Pj Sekretaris Daerah Nunukan&comma; H&period; Asmar&comma; SE&comma; M&period;A&period;P&period;&comma; melalui rapat paripurna&comma; Senin &lpar;18&sol;11&sol;24&rpar; di ruang rapat paripurna kantor DPRD Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terhadap Jawaban atas Nota Ranperda 2025 ini&comma; H&period; Asmar menyampaikan hal ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjelaskan poin-poin yang menjadi perhatian fraksi-fraksi di DPRD&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pemerintah Daerah akan menjelaskan saran dan masukan dari Fraksi fraksi DPRD Nunukan terhadap pengelolaan anggaran tahun 2025 untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Nunukan&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan jawaban pemkab Nunukan terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan Daerah &lpar;RAPBD&rpar; 2025 perlu sinergi antara eksekutif dan legislatif untuk memastikan bahwa setiap masukan dari fraksi-fraksi DPRD Nunukan dapat dijadikan acuan dalam menyusun program kerja daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi Hanura<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi kepada Fraksi Partai Hanura atas dukungan dalam penyusunan penganggaran tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kolaborasi antara pemerintah dan DPRD diharapkan dapat menghasilkan APBD yang tepat sasaran&comma; sehingga mampu direalisasikan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah juga menyambut baik berbagai saran yang diajukan&comma; sebagai upaya perbaikan dan penyempurnaan RAPBD&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam sektor pertanian&comma; pemerintah akan melanjutkan pemeliharaan irigasi Binusan dan irigasi di Krayan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sektor perikanan&comma; program rehabilitasi infrastruktur UPR di Tulin Onsoi dan pelatihan alat pendeteksi ikan &lpar;fish finder&rpar; akan dilakukan sesuai skala prioritas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk infrastruktur&comma; alokasi anggaran pembangunan jalan desa dan kabupaten difokuskan pada peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sektor kesehatan&comma; prioritas diberikan pada peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan&comma; termasuk rehabilitasi puskesmas&comma; sarana prasarana&comma; dan pemenuhan alat kesehatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelatihan SDM kesehatan juga menjadi fokus&comma; dengan RSUD Nunukan sebagai pengampu pelatihan di masa depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam sektor pendidikan&comma; pemerintah berkomitmen menyediakan anggaran untuk pembangunan sarana pendidikan&comma; program beasiswa bagi siswa kurang mampu&comma; serta peningkatan kapasitas pendidik dan tenaga kependidikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sektor ekonomi diarahkan pada pemberdayaan UMKM&comma; peningkatan akses pasar&comma; dan insentif untuk sektor potensial&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sektor pembudidayaan rumput laut&comma; perhatian diberikan melalui alokasi anggaran dan pengembangan infrastruktur pendukung&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah juga memprioritaskan pembangunan kawasan perbatasan&comma; sektor olahraga&comma; sumber daya alam berkelanjutan&comma; dan pariwisata dengan fokus pada pengembangan destinasi unggulan serta peningkatan promosi dan infrastruktur wisata untuk mendorong ekonomi lokal&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi Partai Keadilan Sejahtera<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Kabupaten Nunukan berkomitmen menyusun APBD 2025 berdasarkan prinsip efisiensi&comma; efektivitas&comma; ekonomis&comma; serta skala prioritas yang disesuaikan dengan kemampuan pendapatan daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Target pendapatan APBD 2025 adalah Rp1&comma;883 triliun&comma; naik Rp46 miliar dari 2024&period; Kenaikan ini didukung sumber pendapatan tambahan dan sisa lebih anggaran sebelumnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah fokus menangani isu kesehatan seperti pembayaran rutin gaji tenaga kesehatan&comma; pengadaan obat&comma; dan rehabilitasi ruang inap RSUD&period; Kekurangan dokter spesialis terutama di wilayah terpencil ditangani melalui insentif tinggi dan kerja sama dengan kementerian dan universitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>RS Pratama sedang ditingkatkan menjadi RS Kelas D&comma; dengan pemenuhan fasilitas dan tenaga medis sebagai prioritas utama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Revitalisasi sekolah dan pembangunan fasilitas baru dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan&period; Sekolah di wilayah rawan banjir dirancang dengan struktur lebih tahan bencana&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; pengadaan angkutan pelajar terus ditingkatkan&period; Di bidang kesehatan primer&comma; pembangunan Pustu baru dan rehabilitasi fasilitas lama dilakukan secara bertahap sejak 2021&comma; dengan rencana berlanjut hingga 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah menargetkan perbaikan dan pembangunan jalan prioritas serta jembatan secara bertahap&period; Ruas jalan strategis sudah diakomodir&comma; meski beberapa terkendala status lahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bantuan untuk pembangunan rumah ibadah di berbagai wilayah pelosok juga telah berjalan&comma; seperti rehabilitasi Islamic Center dan Christian Center Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemenuhan kebutuhan listrik dan air minum terus menjadi fokus&comma; dengan proyek-proyek yang disesuaikan dengan anggaran daerah dan instruksi pemerintah pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di sektor ekonomi&comma; dinas terkait akan mendata pemukat rumput laut dan membentuk forum komunikasi untuk menyelesaikan kendala serta mendukung produktivitas mereka&period; Pemerintah memastikan prioritas pada kebutuhan dasar masyarakat Nunukan tetap berlanjut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Kabupaten Nunukan menanggapi Pandangan Umum Fraksi Demokrat terkait kenaikan bahan pokok dan inflasi dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi&period; Pemerintah Daerah mengembangkan UMKM&comma; sektor pertanian&comma; dan perikanan&comma; yang ditargetkan untuk masyarakat kurang mampu&comma; khususnya petani&period; Selain itu&comma; program peningkatan keterampilan juga dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mengenai anggaran disesuaikan secara proporsional&comma; Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk pemerataan pembangunan&period; Fokus utama tetap pada peningkatan infrastruktur yang menjadi prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah &lpar;APBD&rpar; tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk pengoptimalan potensi daerah&comma; Pemerintah Kabupaten Nunukan berupaya merealisasikan target pendapatan dengan inovasi seperti membuka pusat pajak daerah&comma; mengawasi wajib pajak&comma; dan menyediakan layanan pembayaran pajak secara online&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Kerja sama dengan berbagai pihak juga dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak untuk mengoptimalkan pendapatan daerah&period;” kata H&period; Asmar menyampaikan Jawaban Pemkab Nunukan terhadap Pandangan Umum Fraksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi Partai Demokrat&period;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Kabupaten Nunukan menanggapi Pandangan Umum Fraksi Demokrat terkait kenaikan bahan pokok dan inflasi dengan berbagai program pemberdayaan ekonomi&period; Pemerintah Darah mengembangkan UMKM&comma; sektor pertanian&comma; dan perikanan&comma; yang ditargetkan untuk masyarakat kurang mampu&comma; khususnya petani&period; Selain itu&comma; program peningkatan keterampilan juga dilaksanakan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Mengenai anggaran disesuaikan secara proporsional&comma; Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk pemerataan pembangunan&period; Fokus utama tetap pada peningkatan infrastruktur yang menjadi prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah &lpar;APBD&rpar; tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk pengoptimalan potensi daerah&comma; Pemerintah Kabupaten Nunukan berupaya merealisasikan target pendapatan dengan inovasi seperti membuka pusat pajak daerah&comma; mengawasi wajib pajak&comma; dan menyediakan layanan pembayaran pajak secara online&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote; Kerja sama dengan berbagai pihak juga dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemungutan pajak untuk mengoptimalkan pendapatan daerah&period;” kata H&period; Asmar menyampaikan Jawaban Pemkab Nunukan terhadap Pandangan Umum Fraksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi Partai Nasdem<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan mengapresiasi Fraksi Partai NasDem atas dukungannya terhadap pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berbagai langkah telah diusulkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan&comma; termasuk pemberian beasiswa bagi pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi serta pengembangan kurikulum muatan lokal seperti bahasa daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah juga berkomitmen mengatasi kekurangan pengawas sekolah melalui pengangkatan calon pengawas bersertifikat dan mendorong guru mengikuti program Guru Penggerak dan PPG&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peningkatan infrastruktur jalan desa dan kabupaten menjadi prioritas untuk menunjang aktivitas ekonomi di berbagai wilayah&period; Selain itu&comma; upaya pengelolaan persampahan terus diperkuat&comma; termasuk pengadaan armada tambahan dan studi peningkatan SDM&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah juga berencana mengatasi sampah pesisir dengan membangun TPS beton di lokasi strategis dan menggalang kerja sama dengan masyarakat setempat&comma; seperti petani rumput laut&comma; untuk pengelolaan sampah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam pengelolaan ruang laut&comma; Pemerintah Daerah mengacu pada Peraturan Gubernur Kalimantan Utara No&period; 4 Tahun 2018 tentang zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Koordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi dilakukan untuk memastikan implementasi penataan sesuai UU No&period; 23 Tahun 2014&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah juga berfokus pada konservasi dan pengawasan laut melalui operasional UPT serta mendorong pembentukan nursery atau pembibitan rumput laut guna mendukung keberlanjutan sektor ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah telah melaksanakan pelatihan aklimatisasi planlet rumput laut untuk menyiapkan SDM pengelola nursery di Kecamatan Sebatik Barat&comma; meskipun produksi bibit masih terbatas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kabupaten Nunukan juga telah ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Rumput Laut berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan No&period; 16 Tahun 2022&comma; dengan langkah strategis untuk meningkatkan statusnya menjadi Kampung Perikanan Budidaya Modern melalui program modelling terpadu dari pembibitan hingga pasca-panen&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi PDIP<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas dukungan Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan terhadap peningkatan pendapatan asli daerah &lpar;PAD&rpar;&comma; yang tercatat sebesar Rp 96&comma;34 miliar pada tahun 2023&comma; melebihi target yang ditetapkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penerimaan pajak daerah yang tinggi terutama berasal dari sektor BPHTB&comma; namun diperkirakan akan menurun pada tahun 2025 karena terbatasnya transaksi yang dapat dikenakan pajak&period; Pemerintah daerah juga menjelaskan bahwa anggaran belanja pegawai tahun 2025 mencapai Rp 680&comma;589 miliar&comma; yang mencakup gaji dan tunjangan bagi ASN&comma; DPRD&comma; serta kepala daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah daerah juga menanggapi masukan terkait beasiswa untuk masyarakat tidak mampu dan berprestasi dengan komitmen untuk meningkatkan anggaran dan memperhatikan peraturan yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk infrastruktur&comma; pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan dan perawatan embung dan waduk seperti Embung Bolong&comma; Embung Bilal&comma; dan Waduk Binusan&comma; meskipun ada kendala regulasi yang menghambat pelaksanaan beberapa proyek seperti Embung Bolong&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terkait dengan kesejahteraan petugas kebersihan&comma; pemerintah daerah telah mengakomodir kenaikan gaji&sol;upah petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan berencana untuk melakukan survei kebutuhan LPG 3 kg dan BBM bersubsidi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah juga menegaskan bahwa bantuan rumah ibadah diberikan berdasarkan proposal yang diverifikasi dan bukan secara terus-menerus&period; Pembangunan fasilitas seperti gapura masjid dan gereja juga diprogramkan dalam anggaran tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam sektor pendidikan&comma; pemerintah daerah menyampaikan bahwa pembangunan SD Filial 001 Tulin Onsoi akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2025&comma; untuk mendekatkan akses pendidikan bagi anak-anak di desa tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; pemerintah daerah juga berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur jalan&comma; dengan beberapa ruas jalan yang telah diperbaiki dan program rehabilitasi jalan yang sedang berjalan di tahun 2024 dan 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran untuk mendukung sektor perikanan&comma; pertanian&comma; dan UMKM&comma; terutama untuk sektor kerajinan khas Dayak dan Tidung&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peningkatan formasi jabatan tenaga kesehatan dan pengelolaan RPH Mansapa juga menjadi perhatian pemerintah&comma; dengan rencana kerjasama dengan pihak swasta untuk mengelola RPH dengan biaya operasional yang besar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penataan zonasi wilayah pesisir juga sedang diimplementasikan sesuai dengan peraturan gubernur yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi Partai Gerindra<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Daerah mengapresiasi Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya &lpar;Gerindra&rpar; atas pandangan umum yang disampaikan dalam Rapat Paripurna mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah &lpar;RAPBD&rpar; Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Beberapa catatan penting dari Fraksi Partai Gerindra terkait penyusunan RAPBD yang komprehensif dan sistematis&comma; serta penekanan pada pembangunan sumber daya manusia yang inovatif dan berdaya saing&comma; mendapat perhatian khusus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Daerah juga menyambut baik komitmen untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan dan pelayanan publik&comma; serta mengharapkan adanya evaluasi berkala untuk optimalisasi pendapatan dan belanja daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam beberapa tahun terakhir&comma; BAPENDA telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah &lpar;PAD&rpar;&comma; terutama melalui pajak daerah dan retribusi daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Beberapa langkah yang telah dilakukan termasuk kerja sama dengan Kantor Pertanahan Nunukan&comma; penerapan sistem pembayaran pajak dan retribusi secara digital&comma; serta kolaborasi dengan Bankaltimtara sebagai biller aggregator yang memungkinkan pembayaran melalui berbagai platform digital&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain itu&comma; pemerintah daerah juga telah bekerja sama dengan kantor desa untuk mempermudah pelayanan pajak daerah di tingkat desa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Upaya lain yang dilakukan adalah pengembangan sistem perpajakan dan retribusi daerah&comma; dengan menambahkan fitur-fitur baru yang menyesuaikan dengan regulasi terbaru&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sosialisasi melalui berbagai saluran juga digalakkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sebagai wajib pajak&comma; dan pemerintah daerah terus melakukan kerja sama dengan BAPENDA Provinsi Kalimantan Utara dalam rangka optimalisasi pengumpulan pajak kendaraan bermotor dan biaya balik nama kendaraan bermotor&period;<&sol;p>&NewLine;<p><strong>Tanggapan Atas Pandangan Umum Fraksi Karya Kebangkitan Nasional &lpar;KKN&rpar;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas usulan terkait pengalokasian belanja daerah tahun anggaran 2025&comma; yang diharapkan dapat dibagi secara proporsional di semua kecamatan&comma; terutama di Wilayah 4&comma; agar mendapatkan anggaran yang relevan dan pelayanan publik yang optimal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Reformasi birokrasi di bidang perizinan&comma; pembuatan dokumen&comma; serta kemudahan akses komunikasi hingga pelosok yang minim fasilitas menjadi prioritas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penyusunan RKPD tahun rencana 2026 sangat memperhatikan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui pelaksanaan reses anggota DPRD Kabupaten Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pendekatan partisipatif ini memungkinkan masyarakat melalui perwakilannya menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang dapat dipertimbangkan untuk menjadi program kegiatan oleh perangkat daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pemerintah daerah juga mempersilakan anggota dewan untuk menginput seluruh pokok-pokok pikirannya melalui akun yang akan disediakan di aplikasi SIPD&period;” kata Asmar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ditambahkannya&comma; bahwa penginputan ini akan dikoordinasikan dengan Bappeda Provinsi Kalimantan Utara agar tercapai keserasian dan sinergi dalam penentuan prioritas pembangunan daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Nunukan&comma; Hj Leppa SE&comma; dihadiri Forkopimda Nunukan&comma; organisasi perangkat daerah dan organisasi masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Proses pembahasan Nota Ranperda APBD 2025 akan dilanjutkan dalam rapat pembahasan antara Eksekutif dan legislative sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah&period;&lpar;dprdnnk&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share