NEWS

DPRD Soroti Ketimpangan Infrastruktur di Sebatik, Ramsah Desak Pembangunan Jalan Jadi Prioritas 2026

159
×

DPRD Soroti Ketimpangan Infrastruktur di Sebatik, Ramsah Desak Pembangunan Jalan Jadi Prioritas 2026

Share this article

Intisari

  • DPRD Nunukan menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di Pulau Sebatik yang dinilai belum merata.
  • Anggota DPRD Ramsah mendesak pembangunan jalan poros tengah Sebatik menjadi prioritas APBD 2026.
  • Akses jalan dinilai krusial untuk pemerataan pembangunan dan konektivitas wilayah perbatasan

DPNTimes.com, NUNUKAN — Persoalan ketimpangan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan kembali menjadi perhatian serius. Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Sebatik, Ramsah, menyoroti belum meratanya distribusi anggaran pembangunan jalan di Pulau Sebatik.

Baca Juga  Dibuka Gubernur, Open Tournament Domino Kaltara Cup 2025 jadi Ajang Membangun Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Daerah 

Hal tersebut disampaikan dalam laporan hasil monitoring APBD Tahun Anggaran 2025 di wilayah Sebatik, Senin (27/4/2026).

Menurut Ramsah, hingga saat ini masih terdapat sejumlah wilayah yang tertinggal akibat kurangnya perhatian terhadap pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses jalan.

“Ini bukan sekadar soal pemerataan, tetapi sudah menyangkut keadilan dalam pembangunan. Jangan sampai ada wilayah yang terus tertinggal, sementara daerah lain berkembang dengan cepat,” ujarnya.

Ia juga menilai kondisi ini mencerminkan belum optimalnya perencanaan prioritas pembangunan di daerah. Padahal, sebagai kawasan perbatasan, Sebatik seharusnya mendapatkan perhatian lebih, terutama dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antarwilayah.

Baca Juga  Sertijab Asisten III Malinau, Disiplin dan Sinergi Jadi Kunci

Untuk itu, Ramsah mendesak Pemerintah Kabupaten Nunukan agar memasukkan pembangunan jalan poros tengah Sebatik sebagai prioritas dalam anggaran Tahun 2026.

Ruas jalan yang dimaksud meliputi Jalan Bhakti Husada hingga Desa Tanjung Harapan, Desa Bukit Harapan, Desa Maspul, Kampung Tebol, sampai Desa Sei Limau. (*)

Author

Baca Juga  DPRD Kaltara Minta Anggaran Jembatan Malinau–Krayan Naik Jadi Rp500 M, Sebut Rp150 M Masih Jauh dari Kebutuhan Perbatasan

Bagikan ini...

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights