DAERAH

Yameto dan Lukiwol Dimulai, Puluhan Tim Tingkat SD, SMP, SMA dan Umum Unjuk Kebolehan

3
×

Yameto dan Lukiwol Dimulai, Puluhan Tim Tingkat SD, SMP, SMA dan Umum Unjuk Kebolehan

Share this article

DPNTimes.com, Nunukan – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan Sekretaris Daerah (Sekda) Serfianus menaghadiri  Lomba Yameto dan Lukiwol yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-24 Kabupaten Nunukan, Selasa (10/10).

Kehadiran Bupati Laura dan Sekda Serfianus di Paras Perbatasan, tempat di mana Lomba Yameto dan Lukiwol dilaksanakan guna menyaksikan langsung lomba pertama yang digelar setelah pembukaan pada malam sebelumnya.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Nunukan, Marlina menjelaskan lomba senam ini adalah salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Disporapar dalam mendukung suksesnya acara HUT ke-24 Kabupaten Nunukan.

Baca Juga  Gelar DEM, Ketua SIWO PWI Nunukan: Jalin Erat Silaturahmi Antar Wartawan di Hari Pers Nasional

Lomba senam Yameto dan Lukiwol juga digelar sebagai upaya melestarikan senam kreasi yang diciptakan untuk memperkenalkan budaya yang ada di Kabupaten Nunukan.

“Tentunya untuk memperkenalkan budaya yang ada di Kabupaten Nunukan khususnya budaya Suku Dayak dan Tidung,” kata Marlina

Berdasar agenda kegiatan yang telah disusu sebelumnya, khusus hari ini, selasa (10/10) akan tampil dari kategori SD berjumlah 19 tim untuk Yameto dan 17 tim untuk Lukiwol.

Sedangkan untuk hari rabu (11/10) besok akan tampil dari kategori SMP sebanyak 18 tim untuk Yameto dan 17 tim untuk Lukiwol.

“Dilanjutkan hari Jumat (13/10) dimana peserta dari kategori kategori SMA yang berjumlah 19 tim untuk Yameto dan 14 untuk Lukiwol serta kategori umum yang berjumlah 12 tim untuk Yameto dan 7 tim untuk Lukiwol,” tambahnya.

Baca Juga  Ratusan Regu dan Puluhan Kendaraan Hias Meriahkan HUT ke-24 Kabupaten Nunukan

Lebih lanjut dijelaskan Marlina, untuk penilaian dari setiap kategori tidak dinilai berdasarkan penampilan tim melainkan perindividu yang tergabung dalam tim tersebut.

Penilaian ini akan dilakukan oleh lima orang juri di mana 4 di antaranya akan menilai teknik gerak sedangkan satu juri lainnya akan menilai kerapian busana peserta.

“Untuk kriterianya penilaiannya dilihat dari teknik gerak, keharmonisan, ketetapan musik dan kesesuaian aksesoris,” imbuh dia

Baca Juga
Baca Juga  Desa Sungai Limau Menuju Desa Anti Korupsi Nasional Tahun 2023, Ini Syaratnya

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Verified by MonsterInsights