Intisari
- Pemerintah Kabupaten Malinau membuka seleksi Program Desa Sarjana Unggul Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 662 peserta.
- Seleksi bertujuan mencetak SDM unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berkomitmen membangun desa asal.
- Program Desa Sarjana Unggul diharapkan melahirkan tenaga profesional yang mendukung terwujudnya Malinau yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
DPNTimes.com, MALINAU – Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, S.E., M.H., yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Kabupaten Malinau, Francis, S.Pd., M.Pd., secara resmi membuka tes tertulis dan tes wawancara seleksi calon peserta Program Desa Sarjana Unggul Kabupaten Malinau Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Tebengan, Kantor Bupati Malinau, Jumat (26/6/2026).
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Francis, disampaikan bahwa Program Desa Sarjana Unggul merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing, dan memiliki semangat membangun daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 662 peserta mengikuti proses seleksi. Dari jumlah tersebut, 260 peserta mengikuti tes secara luring di Ruang Tebengan, sedangkan 402 peserta lainnya mengikuti seleksi secara daring dari berbagai wilayah.
Tingginya jumlah peserta mencerminkan besarnya antusiasme generasi muda Malinau untuk melanjutkan pendidikan sekaligus meningkatkan kapasitas diri demi masa depan yang lebih baik.
Pemerintah Kabupaten Malinau menegaskan bahwa proses seleksi tidak hanya bertujuan menjaring peserta yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen untuk kembali mengabdi dan membangun desa asal setelah menyelesaikan pendidikan.
Seluruh peserta diimbau mengikuti setiap tahapan seleksi secara jujur dan sportif. Sementara itu, panitia diminta menyelenggarakan proses seleksi secara objektif, transparan, profesional, dan akuntabel.
Melalui Program Desa Sarjana Unggul, Pemerintah Kabupaten Malinau berharap dapat melahirkan generasi muda yang menjadi tenaga profesional, akademisi, tenaga kesehatan, guru, insinyur, hingga wirausahawan yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan Kabupaten Malinau yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing. (Prokompimmln)












