NEWS

Arming Apresiasi Kompetisi Debat Demokrasi Pelajar di Nunukan

168
×

Arming Apresiasi Kompetisi Debat Demokrasi Pelajar di Nunukan

Share this article

Intisari:

  • Arming mengapresiasi kompetisi debat demokrasi pelajar yang digelar Bawaslu di Nunukan.
  • Kegiatan dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman politik generasi muda sejak dini.
  • DPRD Kaltara mendukung edukasi demokrasi guna menciptakan pemilih muda yang kritis dan aktif.

DPNTimes.com, NUNUKANAnggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arming, S.H., memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Kompetisi Debat Demokrasi Pelajar se-Kabupaten Nunukan yang dinilai penting dalam meningkatkan pemahaman politik generasi muda.

« of 5 »

Menurut Arming, kegiatan yang digelar Bawaslu tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran demokrasi sejak dini di kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Baca Juga  BKD Resmi Buka Profiling ASN di Lingkungan Pemprov Kaltara

“Saya sangat mengapresiasi Bawaslu Provinsi maupun Kabupaten Nunukan yang berani menyelenggarakan kegiatan ini. Tujuannya jelas agar generasi muda tidak buta politik,” ujar Arming saat diwawancarai awak media, Jumat (5/6/2026).

Ia menilai, generasi muda memiliki peran besar dalam menentukan arah pembangunan bangsa di masa depan. Karena itu, pendidikan politik dan pemahaman demokrasi perlu terus diperkuat melalui kegiatan edukatif yang melibatkan pelajar.

Menurutnya, upaya mencegah buta politik harus dimulai sejak usia sekolah agar para pelajar memahami hak, kewajiban, serta proses demokrasi yang sehat.

“Mencegah buta politik harus dimulai dari hulu. Ketika pelajar memahami demokrasi, maka kualitas pemilu dan partisipasi pemilih pemula akan semakin baik,” katanya.

Baca Juga  200 Ribu Warga Kaltara Bekerja di Sektor Industri, DPRD Ingatkan Risiko Ketergantungan Ekonomi

Arming juga mendorong agar kegiatan serupa mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk KPU, Bawaslu, pemerintah daerah, hingga lembaga legislatif.

Ia menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan demokrasi adalah menciptakan generasi muda yang kritis, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap daerah serta bangsa.

“Generasi muda harus dibekali pemahaman demokrasi agar mampu menjadi pengawas jalannya pemerintahan dan pembangunan,” pungkasnya.

Author

Baca Juga  Pemprov Kaltara Raih Predikat “AA” Istimewa Indeks Reformasi Hukum

Bagikan ini...

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights