NEWS

Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog Pembangunan, Wabup Jakaria: Bukan Sekadar Seremonial

47
×

Safari Ramadan Jadi Ruang Dialog Pembangunan, Wabup Jakaria: Bukan Sekadar Seremonial

Share this article

Intisari

  • Wakil Bupati Malinau Jakaria memulai Safari Ramadan 1447 H di Masjid Al-Khairat Desa Langap sebagai kunjungan perdana Pemkab Malinau tahun ini.
  • Safari Ramadan menjadi ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiah dan toleransi.
  • Pemkab Malinau menjadwalkan 14 titik kunjungan hingga 18 Ramadan sebagai bentuk komitmen hadir di tengah masyarakat.

DPNTimes.com, MALINAU, – Wakil Bupati Malinau, Jakaria, memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Al-Khairat, Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan, Minggu (22/02/26). Kegiatan ini menjadi safari perdana bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau pada Ramadan tahun ini.

« of 2 »

Dalam sambutannya, Jakaria mengajak umat Islam menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Malinau.

“Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bagaimana kita memperbaiki diri, memperkuat persaudaraan, serta menjaga harmoni dengan sesama,” ujar Jakaria di hadapan jamaah.

Baca Juga  Perayaan Natal PGPI, Sekda Malinau Dorong Persatuan dan Toleransi

Ia menekankan, nilai kesabaran, kepedulian, dan gotong royong yang diajarkan selama Ramadan perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, toleransi harus terus dirawat di tengah keberagaman masyarakat Malinau.
Safari Ramadan tahun ini mengusung tema

“Ramadhan 1447 H Penuh Berkah untuk Menguatkan Ukhuwah Islamiah” dengan subtema ajakan meningkatkan keimanan dan ketakwaan guna mendukung lima program inovasi daerah.

Jakaria menjelaskan, Safari Ramadan merupakan agenda rutin tahunan pemerintah daerah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. Pada hari keempat Ramadan, Pemkab mulai mengunjungi masjid-masjid di wilayah Kabupaten Malinau, dengan total 14 titik kunjungan yang dijadwalkan hingga 18 Ramadan mendatang.

“Hari ini adalah safari perdana bersama jajaran pemerintah daerah. Desa Langap menjadi lokasi terjauh yang kami jangkau di awal kegiatan,” katanya.

Ia menegaskan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial. Melalui kegiatan ini, pemerintah membuka ruang dialog langsung antara masyarakat dan organisasi perangkat daerah (OPD), baik terkait pembangunan fisik, infrastruktur, maupun pembangunan spiritual melalui kegiatan keagamaan.

Baca Juga  DPRD Kaltara Desak Pemerintah Tuntaskan Perubahan Status Lahan Tambak di Kawasan Kehutanan

“Kita ingin antara pemerintah dan masyarakat tidak ada jarak. Masyarakat bisa berdiskusi langsung terkait pembangunan,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Jakaria juga menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Malinau belum dapat hadir pada kunjungan perdana tersebut akibat agenda lain yang bersamaan.

Ia memastikan pada kunjungan berikutnya Bupati akan bergabung sebagai ketua rombongan.

Kegiatan di Masjid Al-Khairat turut diisi dengan tausiah keagamaan dan buka puasa bersama warga. Kehadiran Wakil Bupati disambut hangat oleh tokoh agama dan masyarakat Desa Langap.

Sebelumnya, pada Desember 2025, Pemkab Malinau juga melaksanakan safari Natal yang menjangkau 15 kecamatan.

Pemerintah daerah menilai rangkaian safari keagamaan ini sebagai bentuk komitmen hadir di tengah seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.

Melalui momentum Ramadan, Pemkab Malinau berharap semangat toleransi dan persatuan semakin kokoh demi terciptanya suasana aman dan damai di tengah masyarakat. (***)

Baca Juga  Sekda Ernes Silvanus Pastikan Kesiapan Malinau Sambut MTQ Kaltara 2026

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights