Peluang inilah yang ingin diperkuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Seminar Halal UMKM dan Pelatihan Pendampingan Proses Produk Halal (P3H) digelar di Ruang Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (16/6) pagi.

Baca Juga  DPKP Kaltara dan Bulog Gelar Pasar Murah Semarakkan HUT ke 79 Republik Indonesia

Kegiatan yang dibuka Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Muhammad Rosyid, S.IP., M.M., mewakili Gubernur Kaltara tersebut menjadi wadah memperkuat pemahaman pelaku usaha tentang pentingnya sertifikasi halal di era persaingan yang semakin kompetitif.

« of 5 »

Rosyid mengapresiasi Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Hidayatullah Kaltara yang telah menginisiasi kegiatan tersebut sebagai langkah nyata dalam mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan industri halal di Kaltara.

“Seminar dan pelatihan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat ekosistem halal sekaligus mendorong kemajuan UMKM di Kalimantan Utara,” kata Rosyid.

Ia menjelaskan bahwa industri halal saat ini menjadi salah satu sektor ekonomi yang tumbuh pesat, baik di tingkat nasional maupun global. Produk halal tidak hanya menjadi kebutuhan umat Islam, tetapi juga telah berkembang menjadi simbol kualitas, keamanan, dan kepercayaan yang diterima masyarakat luas.

Karena itu, sertifikasi halal memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai tambah produk serta membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Baca Juga  Duka bersahut Haru, Andi Baso Terima 500 Juta lebih Santunan Duka Asuransi Nasabah Kredit BRI

Menurutnya, bagi UMKM, sertifikasi halal bukan hanya bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga investasi untuk memperkuat daya saing dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.

Rosyid menegaskan Pemprov Kaltara berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem halal melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses informasi, pendampingan sertifikasi halal, serta penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Pengembangan industri halal tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat yang berlandaskan nilai keberkahan dan keberlanjutan,” ujarnya.

Ia berharap seminar ini dapat meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal. Sementara peserta pelatihan P3H diharapkan mampu menjadi pendamping yang profesional dalam membantu masyarakat memperoleh sertifikat halal secara lebih mudah dan cepat.

Rosyid optimistis melalui sinergi antara pemerintah, lembaga halal, dunia usaha dan masyarakat, Kaltara dapat menjadi salah satu daerah yang maju dalam pengembangan ekonomi dan industri halal.

“Saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat kerja sama dan komitmen dalam mendukung pengembangan UMKM serta percepatan sertifikasi halal di Kalimantan Utara,” pungkasnya.

Baca Juga  Peringati Harganas ke-33, Gubernur Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga Hadapi Era Digital

Turut hadir Ketua DPW Hidayatullah Kaltara Ust. Muh. Irsan Sulaiman, S.Pd.I., dan Ketua LPH Hidayatullah Pusat M. Faisal Thamrin, S.H., M.H. (dkisp)