DAERAH

Rawan Ular Berbisa, SMPN 2 Sei Fatimah Butuh Pagar Pengaman Sekolah

98
×

Rawan Ular Berbisa, SMPN 2 Sei Fatimah Butuh Pagar Pengaman Sekolah

Share this article

DPNTimes.com, Nunukan — Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Nunukan, Muhammad Mansur, menyoroti kondisi keamanan dan fasilitas transportasi di SMP Negeri 2 Sei Fatimah yang dinilai masih memprihatinkan.

Dalam kunjungan kerjanya ke sekolah tersebut pada Rabu (5/11/2025), Mansur menerima aspirasi dari para guru yang mengeluhkan minimnya perlindungan di lingkungan sekolah. Lokasi sekolah yang berada di area terbuka membuat kawasan itu rawan dimasuki hewan liar, termasuk ular berbisa.

« of 2 »

“Guru-guru merasa waswas karena sudah beberapa kali ular berbisa ditemukan dan dibunuh di area sekolah. Ini berbahaya bagi anak-anak. Kami minta pagar sekolah segera dibangun agar keamanan bisa terjamin,” ujar Mansur.

Baca Juga  DPRD Nunukan Gelar RDP, Peternak Ayam Potong Lokal Keluhkan Alami Kerugian Akibat Pasokan Ayam Beku

Selain faktor keamanan, Mansur juga menyoroti keterbatasan sarana transportasi siswa. Saat ini SMPN 2 Sei Fatimah hanya memiliki satu unit bus sekolah yang kondisinya sudah tidak layak pakai. Bus tersebut kerap mengalami kerusakan dan bahkan terkadang dipinjam oleh pihak lain, sehingga mengganggu kegiatan antar-jemput siswa.

“Bus sekolah ini sering rusak dan kadang dipinjam oleh pihak luar. Akibatnya, siswa sering terlambat masuk sekolah. Kami meminta Dinas Pendidikan segera menganggarkan pengadaan bus baru agar kegiatan belajar-mengajar tidak terganggu,” tegasnya.

Mansur menambahkan, dengan luas lahan sekolah mencapai lebih dari empat hektare, pembangunan pagar pengaman menjadi kebutuhan mendesak. Ia menyarankan agar pembangunan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan area utama sekolah.

Baca Juga  Ketua DPRD Nunukan Hj Leppa Sambut Kunjungan Majelis Ulama Indonesia Cabang Nunukan

“Pembangunan pagar tidak perlu langsung di seluruh area, cukup di bagian utama dulu. Yang penting, anak-anak bisa belajar dengan aman dan guru juga merasa nyaman mengajar,” tambahnya.

DPRD Nunukan, kata Mansur, berkomitmen untuk mengawal aspirasi tersebut agar dapat masuk dalam pembahasan anggaran tahun mendatang. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus didukung dengan fasilitas dan lingkungan belajar yang aman serta nyaman.

“Kalau lingkungan sekolah aman, maka proses belajar akan lebih efektif. Kami akan kawal agar anggaran pembangunan pagar dan pengadaan bus sekolah bisa terealisasi,” pungkasnya.(hmsdprdnnk)

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights