Festival ini menjadi momentum untuk kembali menghidupkan kecintaan masyarakat terhadap budaya leluhur sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat yang lebih luas.

Baca Juga  Ranperda RTRW 2023-2042 Tidak Cantumkan Luas Wilayah, Fraksi PPN Minta Penjelasan Pemkab Nunukan

Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Dayak Kenyah Temengang Iwan dan semua pihak yang telah bergotong royong menyelenggarakan festival tersebut.

« ‹ of 5 › »

Menurutnya, setiap tarian, pakaian adat, dan tradisi yang ditampilkan bukan sekadar pertunjukan, tetapi menyimpan nilai sejarah, gotong royong, serta hubungan harmonis masyarakat adat dengan alam.

“Melalui pagelaran seni dan budaya ini, kita sedang menceritakan jati diri masyarakat Dayak Kenyah Temengang Iwan kepada generasi sekarang dan yang akan datang,” kata Zainal.

Zainal berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan sebagai pewaris budaya yang terus menjaga dan mengembangkan tradisi leluhur.

Baca Juga  Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI, Gubernur Beri Dukungan Kafilah Kaltara

Ia juga menilai kekayaan budaya Dayak merupakan modal besar bagi Kaltara untuk memperkuat persatuan sekaligus mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal.

Lebih jauh, dikatakannya apabila terus dikembangkan secara konsisten, festival budaya akan menjadi daya tarik wisata yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang diwariskan para leluhur.

Menutup sambutannya, Zainal mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana festival tetap aman, tertib, dan penuh persaudaraan.

“Dengan kebersamaan, kita tunjukkan kepada dunia bahwa budaya Dayak Kenyah Temengang Iwan adalah warisan luhur yang tetap hidup, terbuka dan membanggakan Kalimantan Utara,” tutupnya. (dkisp)