NEWS

Penantian Panjang Berbuah Haru, Kakak Beradik Nunukan Tunaikan Haji di Tengah Duka

67
×

Penantian Panjang Berbuah Haru, Kakak Beradik Nunukan Tunaikan Haji di Tengah Duka

Share this article

Intisari

  • Kakak beradik asal Nunukan berangkat haji sambil membawa amanah orang tua di tengah duka.
  • Sang ibu telah wafat, sementara ayah mereka tengah sakit demensia dini.
  • Perjalanan haji menjadi wujud bakti, doa, dan cinta mendalam kepada orang tua.

DPNTimes.com, NUNUKAN – Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan calon jemaah haji asal Kabupaten Nunukan yang digelar di Aula Serbaguna lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (30/4/2026).

Di tengah ratusan jemaah yang bersiap menuju Tanah Suci, terselip kisah menggetarkan hati dari kakak beradik, Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti.

Keduanya berangkat tidak hanya untuk menunaikan rukun Islam kelima, tetapi juga membawa amanah besar untuk mewujudkan impian kedua orang tua mereka.

Baca Juga  Wagub Apresiasi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Atas Bantuan PLTS di Kaltara

Duka mendalam masih menyertai langkah mereka. Sang ibu telah lebih dahulu berpulang, sementara ayah mereka tengah berjuang melawan penyakit demensia dini.

Meski dalam kondisi tersebut, harapan orang tua untuk menunaikan ibadah haji tetap hidup dan kini dilanjutkan oleh anak-anaknya dengan penuh keikhlasan.

Dengan mata berkaca-kaca, Andi Nur Syafariyanti yang juga merupakan salah satu calon jemaah haji termuda asal Nunukan tahun ini, menyampaikan harapannya.

“Sesampainya kami di Tanah Suci nanti, kami ingin mendoakan ibu agar segala amal ibadahnya diterima dan diampuni dosa-dosanya. Untuk ayah, kami memohon agar diberikan kesembuhan,” ujarnya lirih.

Ia menegaskan bahwa perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga bentuk bakti dan cinta kepada orang tua.

Baca Juga  Apel HKB 2026: Nunukan Siap, Bersatu, dan Tangguh Hadapi Bencana

Momen perpisahan pun dipenuhi isak tangis keluarga. Pelukan hangat dan doa mengiringi langkah kakak beradik tersebut menuju perjalanan suci yang sarat makna.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, menyampaikan apresiasi dan doa bagi seluruh jemaah, khususnya mereka yang membawa kisah penuh perjuangan.

“Ini adalah bentuk bakti yang luar biasa. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kembali sebagai haji yang mabrur,” ujarnya.

Kisah Andi Yakub dan Andi Nur Syafariyanti menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan hati—tentang doa, harapan, dan cinta yang tak pernah putus. (prokompim)

Author

Baca Juga  Resmi, 2.512 Honorer di Kabupaten Nunukan Beralih Status Jadi PPPK Paruh Waktu

Bagikan ini...

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights