
<div class="single-box single-box--page" style="box-sizing: border-box; background-color: #ffffff; margin-bottom: 20px; padding-top: 20px; padding-bottom: 20px; color: #333333;">
<div class="page-typography" style="box-sizing: border-box;">
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">DPNTimes,Tanjung Selor – Secara Zoom atau Virtual, mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum., Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr H Suriansyah, M.A.P mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) penjelasan terkait pasca pencabutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Ruang Rapat Sekprov, Lantai 1 Kantor Gubernur Kaltara, Senin (02/11).</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko-Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.Hadir juga Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), John Wempi Wetipo, serta Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Sesmenko-Perekonomian), Sekretaris Eksekutif Komite PC-PE, Susiwijono Moegiarso.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Sementara tampak mendampingi Sekprov dalam rakor tersebut, antara lain Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara H Usman, Kepala Biro Perekonomian Kaltara H Rohadi, SE.,M.AP, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara, dalam hal ini diwakili oleh Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kaltara, Andi Amriampa.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Diterangkan Sekprov, rakor tersebut diikuti oleh seluruh Kepala Daerah dan Pejabat Daerah se-Indonesia sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 53 Tahun 2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Pada Transisi Menuju Endemi.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">&#8220;Kita mengikuti ini (rakor,red) juga untuk mendengarkan penjelasan pasca kebijakan PPKM, diharapkan ini jadi panduan kita untuk bisa melakukan pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada masa transisi menuju endemi di wilayah kita,” harap Sekprov.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Seperti diketahui, Pemerintah memutuskan untuk mencabut kebijakan PPKM. Kebijakan tersebut, disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Jumat 30 Desember 2022 atau tepatnya H-1 jelang pergantian tahun 2022.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Presiden menegaskan, keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan dan kajian yang panjang dan dengan memperhatikan situasi pandemi di tanah air.Dalam paparannya, terkait pencegahan dan pengendalian Covid-19 pada masa transisi menuju endemi, Menko-Marves, Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan beberapa arahan.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Pertama, setelah hampir 3 tahun sejak pandemi Covid-19, Pemerintah memutuskan untuk menghentikan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Penghentian kebijakan ini dilakukan dengan berbagai pertimbangan di antaranya situasi pandemi Covid-19 yang terkendali, tingkat imunitas yang tinggi di masyarakat, kesiapan kapasitas kesehatan yang lebih baik, dan pemulihan ekonomi yang berjalan cepat.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Kedua, terkait kewaspadaan. Meski kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat telah dihentikan, tetapi kita tetap harus waspada, karena pandemi belum sepenuhnya berakhir.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">“Monitoring terhadap kasus harus tetap dilaksanakan dan vaksinasi booster harus tetap didorong. Peran masyarakat terus didorong untuk tetap menjaga penerapan protokol kesehatan,” kata Menko-Marves, Luhut.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Ketiga, pemberian obat-obatan dan vitamin harus tetap tersedia di berbagai fasilitas kesehatan selama masa transisi. Selain itu, pemberian bansos juga harus tetap diberikan untuk menjaga proses pemulihan ekonomi yang telah berjalan cepat.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Keempat, Menko-Marves mengatakan keberhasilan pengendalian pandemi Covid-19 merupakan buah dari kebijakan yang terintegrasi antara berbagai elemen. Diantaranya Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Tenaga Kesehatan, Akademisi, Masyarakat, dan Pihak- Pihak yang lain.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">“Keberhasilan ini juga berasal dari kerja yang berbasiskan data, ilmu pengetahuan, dan menggunakan teknologi. Keberhasilan ini sedianya harus ditiru dan diterapkan dalam kebijakan pembangunan yang lainnya,” ujarnya.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Kelima, Luhut mengajak untuk terus bekerja keras, mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera pasca pandemi Covid-19.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">“Keberhasilan pengendalian pandemi Covid-19 menunjukkan Indonesia adalah bangsa yang besar dan mampu mengatasi permasalahan paling kompleks sekalipun,” jelasnya.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">Wamendagri, John Wempi Wetipo mengatakan bahwa pencabutan PPKM bukan berarti status Pandemi Covid-19 juga dicabut. Sebab kewenangan untuk mencabut status pandemi menjadi endemi merupakan kewenangan World Health Organization (WHO). Artinya, kebijakan pencabutan PPKM tersebut lebih kepada persiapan transisi dari Pandemi Covid-19 menuju Endemi Covid-19.</p>
<p class="post-content" style="box-sizing: border-box; padding-right: 15px; padding-left: 15px; font-size: 16px;">“Jadi terkait dengan strategi dari pandemi menuju endemi ini, intervensi pemerintah daerah diminta untuk diminimalisir. Kemudian partisipasi masyarakat diperkuat,” pungkas Wamendagri. (dkisp)</p>
</div>
</div>
 
 <!--begin code -->

 
 <div class="pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma_boxes_2639"
 data-post_id="2639"
 data-instance_id="1"
 data-additional_class="pp-multiple-authors-layout-boxed.multiple-authors-target-the-content"
 data-original_class="pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">
 <h2 class="widget-title box-header-title">Author</h2>
 <span class="ppma-layout-prefix"></span>
 <div class="ppma-author-category-wrap">
 <span class="ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">
 <ul class="pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">
 
 <li class="pp-multiple-authors-boxes-li author_index_0 author_admin has-avatar">
 <div class="pp-author-boxes-avatar">
 <div class="avatar-image">
 <img alt='Redaksi' src='https://secure.gravatar.com/avatar/61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28?s=80&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28?s=160&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-80 photo' height='80' width='80' /> </div>
 </div>
 
 <div class="pp-author-boxes-avatar-details">
 <div class="pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href="https://dpntimes.com/author/admin/" rel="author" title="Redaksi" class="author url fn">Redaksi</a></div> <p class="pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">
 </p>
 
 <span class="pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">
 <a href="https://dpntimes.com/author/admin/" title="View all posts">
 <span>View all posts</span>
 </a>
 </span>
 <a class="ppma-author-user_url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label="Website" href="http://dpntimes.com" target="_self"><span class="dashicons dashicons-admin-links"></span> </a><a class="ppma-author-user_email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label="Email" href="mailto:dpntimes@gmail.com" target="_self"><span class="dashicons dashicons-email-alt"></span> </a>
 </div>
 </li>
 </ul>
 </span>
 </div>
 <span class="ppma-layout-suffix"></span>
 </div>
 <!--end code -->
 
 
 

This website uses cookies.