NEWS

Pimpin Apel Perdana ASN 2026, Bupati Wempi Tekankan Pelayanan Optimal

52
×

Pimpin Apel Perdana ASN 2026, Bupati Wempi Tekankan Pelayanan Optimal

Share this article

Intisari

Bupati Malinau Wempi W. Mawa memimpin apel perdana ASN tahun 2026.

APBD Malinau 2026 sebesar Rp2,4 triliun, turun dari tahun sebelumnya.

« of 2 »

ASN diminta tetap bekerja optimal dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

DPNTimes.com, Malinau – Bupati Malinau Wempi W. Mawa memimpin apel perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malinau tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Malinau, Selasa (6/1/2026). Apel tersebut sebelumnya dijadwalkan pada Senin, namun ditunda akibat kondisi cuaca hujan.

Dalam arahannya, Wempi mengajak seluruh ASN untuk bersyukur karena masih diberikan kesehatan serta kesempatan kembali menjalankan tugas di awal tahun.

Baca Juga  DPRD Kaltara Desak Pemprov Sinkronkan Data dan Pastikan Anggaran Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Masuk APBD 2026

Ia meminta seluruh aparatur bekerja dengan semangat, tulus, dan penuh tanggung jawab sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.

Wempi menyampaikan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malinau Tahun Anggaran 2026 telah ditetapkan bersama DPRD Malinau dengan total sekitar Rp2,4 triliun.

Anggaran tersebut mengalami penurunan dibandingkan APBD tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp3,2 triliun.

Menurutnya, penurunan anggaran ini terutama disebabkan oleh berkurangnya transfer ke daerah dari pemerintah pusat.

Kondisi serupa juga dialami oleh hampir seluruh kabupaten dan kota, khususnya di wilayah Provinsi Kalimantan Utara.

Meski demikian, Wempi menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tetap harus memastikan program dan kegiatan berjalan optimal selama 12 bulan ke depan.

Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran harus benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga  Wempi Tinjau Lonjakan Penumpang Nataru, Pemkab Malinau Siapkan Subsidi Penerbangan

“Jumlah ASN kita hanya sebagian kecil dari total penduduk Malinau. Karena itu, kebijakan dan program pemerintah harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Wempi W. Mawa.

Dalam kesempatan tersebut, Wempi juga menyoroti sektor pendidikan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.

Meskipun alokasi anggaran pendidikan cukup besar, capaian nilai rata-rata peserta didik di Kabupaten Malinau masih tergolong rendah di tingkat Provinsi Kalimantan Utara.

“Ini perlu menjadi evaluasi bersama, baik di tingkat pimpinan maupun OPD, agar kualitas sumber daya manusia Malinau terus meningkat,” katanya.

Selain pendidikan, Wempi turut mengapresiasi kinerja pemerintah daerah dalam pengendalian kemiskinan.

Ia menyebut Kabupaten Malinau berhasil mencegah munculnya kemiskinan ekstrem, dan berharap capaian tersebut dapat terus dipertahankan ke depan.(diskominfo/red)

 

Author

Bagikan ini...

Leave a Reply

Verified by MonsterInsights