Categories: NEWS

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan Fiskal dan Rendahnya Belanja Modal dalam Rancangan APBD Kaltara 2026

Published by

<p>DPNTimes&period;com&comma; Tanjung Selor – Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Utara &lpar;Kaltara&rpar; kembali memberikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah &lpar;APBD&rpar; Tahun 2026 yang diajukan Pemerintah Provinsi &lpar;Pemprov&rpar; Kaltara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Catatan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Kaltara&comma; Adinata Kusuma&comma; dalam Rapat Paripurna DPRD Kaltara ke-37 yang berlangsung pada Selasa &lpar;18&sol;11&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Golkar menilai bahwa beberapa sektor strategis dalam struktur APBD 2026 masih belum ideal dan memerlukan perbaikan mendasar&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Ketergantungan Fiskal Masih Tinggi<&sol;h2>&NewLine;<p>Menurut Adinata&comma; salah satu isu terbesar dalam Rancangan APBD 2026 adalah tingginya ketergantungan fiskal Pemprov Kaltara terhadap pemerintah pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari total pendapatan daerah sebesar Rp 2&comma;244 triliun&comma; hanya 44&comma;37 persen berasal dari Pendapatan Asli Daerah &lpar;PAD&rpar;&comma; sedangkan 55&comma;62 persen lainnya merupakan dana transfer&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ketergantungan fiskal seperti ini harus segera diantisipasi&period; Pemerintah daerah perlu menyusun strategi agresif untuk meningkatkan PAD sehingga tidak terus bergantung pada pusat&comma;” ujar Adinata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Golkar menilai minimnya kemandirian fiskal dapat berdampak pada lambatnya pembangunan daerah&comma; terlebih jika dana transfer dari pusat mengalami perubahan atau penyesuaian&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Belanja Modal Dinilai Terlalu Kecil<&sol;h2>&NewLine;<p>Sorotan berikutnya tertuju pada sisi belanja daerah yang tercatat sebesar Rp 2&comma;274 triliun&period; Dalam komposisi tersebut&comma; belanja operasi mendominasi hingga 76&comma;02 persen&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; porsi belanja modal hanya 3&comma;26 persen atau sekitar Rp 74&comma;06 miliar—angka yang dinilai sangat kecil untuk mendorong pembangunan fisik di berbagai sektor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Belanja modal harus ditambah agar pembangunan tidak tertunda hanya karena keterbatasan alokasi&comma;” tegas Adinata&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sebagai solusi&comma; Fraksi Golkar meminta Pemprov Kaltara melakukan realokasi anggaran sebesar Rp 80–90 miliar dari belanja operasi untuk memperkuat belanja modal&comma; terutama pada sektor infrastruktur dan fasilitas publik yang mendesak&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Tuntutan Peningkatan PAD<&sol;h2>&NewLine;<p>Dalam paripurna tersebut&comma; Golkar juga memberikan rekomendasi agar Pemprov Kaltara menargetkan peningkatan PAD minimal 10–15 persen dalam dua tahun ke depan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Peningkatan itu harus ditempuh melalui beberapa langkah konkret&comma; antara lain&colon;<&sol;p>&NewLine;<p>&ast; Digitalisasi penuh layanan perpajakan dan retribusi<&sol;p>&NewLine;<p>&ast; Penertiban wajib pajak serta peningkatan kepatuhan<&sol;p>&NewLine;<p>&ast; Optimalisasi pemanfaatan aset daerah<&sol;p>&NewLine;<p>&ast; Peningkatan kontribusi perusahaan daerah &lpar;BUMD&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Peningkatan PAD perlu dilakukan secara komprehensif&comma; bukan sekadar menaikkan tarif&comma; tetapi memperluas basis pajak melalui sistem yang modern dan transparan&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<h2>Sorotan pada Pelayanan Publik dan Perbatasan<&sol;h2>&NewLine;<p>Tidak hanya pada aspek fiskal&comma; Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya percepatan perbaikan Rumah Sakit Provinsi Kaltara Jusuf SK pascagempa&period; Menurut Adinata&comma; layanan kesehatan bagi masyarakat tidak boleh terganggu akibat lambatnya perbaikan fasilitas vital&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami juga mendesak pemerintah kembali menganggarkan Subsidi Ongkos Angkut &lpar;SOA&rpar;&comma; terutama untuk wilayah perbatasan yang sangat bergantung pada layanan tersebut&comma;” paparnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Golkar menegaskan bahwa pemerataan pendidikan di wilayah perbatasan harus menjadi prioritas dalam APBD 2026&period; Akses pendidikan yang masih timpang disebut menjadi salah satu akar ketertinggalan pembangunan di daerah terpencil&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami meminta perhatian serius terhadap pemerataan pendidikan bagi wilayah perbatasan&period; Jangan sampai ada jurang kualitas yang semakin melebar&comma;” tandasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rapat Paripurna berjalan kondusif&comma; dan seluruh catatan fraksi diharapkan menjadi bahan bagi Pemprov Kaltara dalam penyusunan APBD 2026 yang lebih berpihak pada pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi daerah&period;&lpar;adv&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share
Published by