Categories: OPINI

Surat Redaksi DPNTimes: Kaltara Ramai, Tapi Masih Terpinggirkan

Published by

<h2>Intisari<&sol;h2>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Suara warganet Kaltara makin lantang&comma; tetapi belum berdaya tekan&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Media sosial menciptakan ilusi keterwakilan tanpa perubahan kebijakan&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Daerah perbatasan butuh agenda bersama&comma; bukan sekadar viral&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Redaksi DPNTimes&period;com merasa perlu menyampaikan catatan ini secara terbuka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kalimantan Utara hari ini terlihat semakin ramai di media sosial&period; Isu daerah diangkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kritik dilontarkan&period; Keluhan dibagikan&period; Tagar sesekali naik ke permukaan&period; Sekilas&comma; ini tampak seperti kemajuan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun di balik keramaian itu&comma; ada kenyataan yang tidak boleh diabaikan&colon; Kaltara masih belum diperhitungkan secara serius dalam pengambilan kebijakan nasional&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Ramai di Linimasa&comma; Sunyi di Meja Kebijakan<&sol;h3>&NewLine;<p>Kami mencatat&comma; mayoritas percakapan digital dari Kaltara berhenti di ruang ekspresi&period; Emosi disalurkan&comma; tetapi jarang diarahkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Isu berganti cepat&comma; sementara persoalan mendasar—logistik mahal&comma; infrastruktur timpang&comma; layanan publik terbatas—tetap berulang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Negara bekerja dengan logika prioritas&period; Dan prioritas tidak lahir dari kebisingan sesaat&comma; melainkan dari tekanan publik yang konsisten dan terstruktur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Di titik inilah Kaltara masih tertinggal&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Media Sosial Memberi Suara&comma; Bukan Kekuatan<&sol;h3>&NewLine;<p>DPNTimes menilai media sosial telah memberi ruang bicara bagi masyarakat Kaltara&period; Namun ruang bicara tidak otomatis berarti kekuatan tawar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tanpa agenda yang jelas&comma; suara daerah mudah larut dalam arus nasional&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Algoritma hanya mengangkat yang emosional dan sementara&period; Negara menunggu yang terorganisir dan berkelanjutan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ini bukan soal kurangnya keberanian warga&comma; tetapi soal arah dan kepemimpinan wacana publik&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Lingkungan&colon; Isu Besar yang Terus Diulang&comma; Tapi Tak Dikawal<&sol;h3>&NewLine;<p>Kerusakan lingkungan di Kaltara sering viral&period; Foto dan video menyebar cepat&period; Amarah publik muncul&period; Lalu hilang&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yang jarang terlihat adalah&colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>pengawalan kebijakan&comma;<&sol;li>&NewLine;<li>tuntutan konkret&comma;<&sol;li>&NewLine;<li>dan evaluasi berkelanjutan&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>Tanpa itu&comma; viral hanya menjadi siklus emosi&comma; bukan alat perubahan&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Prestasi Dirayakan&comma; Ketimpangan Terlupakan<&sol;h3>&NewLine;<p>Kami mengapresiasi setiap prestasi anak-anak Kaltara di tingkat nasional&period; Namun redaksi menegaskan&colon; prestasi individu tidak boleh menjadi penutup mata atas lemahnya sistem&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama fasilitas&comma; pembinaan&comma; dan dukungan struktural tidak dibenahi&comma; prestasi hanya akan menjadi pengecualian&comma; bukan hasil kebijakan&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Catatan Kritis Redaksi<&sol;h3>&NewLine;<p>DPNTimes memandang persoalan utama Kaltara hari ini bukan pada akses informasi&comma; melainkan pada kemampuan mengubah suara menjadi tekanan kebijakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selama kritik berhenti di linimasa dan tidak disatukan dalam tuntutan bersama&comma; daerah perbatasan akan terus berada di posisi pinggir&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Penutup<&sol;h3>&NewLine;<p>Redaksi DPNTimes percaya&comma; Kaltara memiliki sumber daya manusia yang kuat dan kesadaran publik yang tumbuh&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Namun tanpa konsolidasi suara dan agenda yang jelas&comma; keramaian digital hanya akan menjadi angka interaksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kaltara tidak butuh lebih banyak viral&period;<br &sol;>&NewLine;Kaltara butuh lebih banyak perubahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Itu hanya mungkin jika suara publik tidak berhenti didengar&comma; tetapi dipaksa untuk diperhitungkan&period;— Redaksi DPNTimes<&sol;p>&NewLine;<h3><&sol;h3>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;3dd8909d3ee130837f715406787b3c4c&period;jpg&quest;ver&equals;1769855411' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;074b148a05161419788cbd59ae55eeeb&period;jpg&quest;ver&equals;1769855411 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> &NewLine; <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share