Intisari
- Pj. Sekda Kabupaten Nunukan Drs. H. Raden Iwan Kurniawan memimpin Apel KORPRI Gabungan mewakili Bupati Irwan Sabri di Halaman Kantor Bupati Nunukan.
- ASN diingatkan empat hal penting: pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga integritas, menjaga kekompakan, dan akuntabilitas pengelolaan anggaran.
- Memasuki Triwulan III APBD 2026, seluruh perangkat daerah diminta mengevaluasi program agar berjalan maksimal dan akuntabel.
DPNTimes.com, NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs. H. Raden Iwan Kurniawan memimpin Apel KORPRI Gabungan bulan September. Apel berlangsung di Halaman Kantor Bupati Nunukan, Kamis (17/9/2026).
Apel gabungan tersebut berlangsung khidmat dan diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen ASN dalam menjalankan tugas, menjaga disiplin, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Pj. Sekda mengajak seluruh ASN mengingat kembali jati diri dan tujuan menjadi ASN. Menurutnya, ASN tidak hanya dituntut hadir dan menyelesaikan pekerjaan, tetapi memikul tanggung jawab besar dalam melayani masyarakat.
“Menjadi ASN berarti kita menerima kepercayaan untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, apel KORPRI bukan sekadar rutinitas bulanan, melainkan pengingat tugas, disiplin, dan tanggung jawab pengabdian kepada masyarakat dan daerah.
Pj. Sekda menyampaikan empat hal yang perlu diperhatikan seluruh ASN. Pertama, memberikan pelayanan terbaik dengan sikap ramah, sabar, dan tidak mempersulit masyarakat.
“Kita hadir sebagai pemerintah untuk membantu dan memberikan solusi,” tegasnya.
Kedua, menjaga integritas. Jabatan merupakan kepercayaan yang harus dijalankan dengan kejujuran dan tanggung jawab, tanpa menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi.
Ketiga, menjaga kekompakan sebagai satu keluarga besar pemerintah daerah, serta menghindari sikap saling menjatuhkan.
“Kalau ada kekurangan, kita perbaiki bersama. Kalau ada masalah, kita cari solusinya bersama,” ujarnya.
Keempat, akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas, khususnya bagi ASN yang mengelola anggaran.
Memasuki Triwulan III pelaksanaan APBD 2026, seluruh perangkat daerah diminta mencermati dan mengevaluasi program yang telah maupun belum terlaksana, agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, ia berharap pelaksanaan program pemerintah daerah senantiasa mengedepankan pelayanan publik yang maksimal, transparan, dan akuntabel.(prokompimnnk)












