Categories: NEWS

Pemprov Percepat Penanganan Perbatasan, Fokus Jaga Akses Tetap Fungsional

Published by

<div class&equals;"page-typography">&NewLine;<div class&equals;"post-content">&NewLine;<div class&equals;"single-box&lowbar;&lowbar;header">&NewLine;<h2 class&equals;"article-entry">Intisari<&sol;h2>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>DPUPR-Perkim Kaltara memastikan penanganan jalan perbatasan Krayan terus dilakukan bertahap&comma; dengan Gubernur Kaltara berhasil meyakinkan Menkeu Purbaya untuk menyalurkan dana Rp150 miliar bagi jalan lingkar Krayan&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Kepala DPUPR-Perkim Helmi menegaskan fokus penanganan diarahkan pada aspek fungsional jalan berupa perkerasan&comma; bukan aspal&comma; agar jangkauan konstruksi jalan perbatasan bisa lebih panjang&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Dalam lima tahun terakhir&comma; Pemprov Kaltara telah menggelontorkan total Rp79&comma;39 miliar untuk penanganan 22 kecamatan di kawasan perbatasan Malinau dan Nunukan&comma; komitmen yang turut diapresiasi lewat IPSEA 2026&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<div class&equals;"page-typography">&NewLine;<div class&equals;"post-content">&NewLine;<p><strong>DPNTimes&period;com&comma;TANJUNG SELOR<&sol;strong> – Pemerintah Provinsi &lpar;Pemprov&rpar; Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum&comma; Penataan Ruang&comma; Perumahan dan Kawasan Permukiman &lpar;DPUPR-Perkim&rpar; memastikan penanganan jalan di perbatasan terus dilakukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala DPUPR-Perkim Kaltara&comma; Helmi mengatakan&comma; kegiatan pembangunan di wilayah perbatasan seperti di Krayan itu sudah diproses&period; Bahkan penanganan yang dilakukan secara bertahap telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Seperti di tahun 2025 itu&comma; kita telah memprogramkan beberapa kegiatan pembangunan jalan di perbatasan khususnya Kecamatan Krayan Selatan dan Induk dengan total kurang lebih Rp30 M melalui DAU &lpar;dana alokasi umum&rpar; bidang infrastruktur senilai Rp160 miliar dan DAK &lpar;Dana Alokasi Khusus&rpar; sebesar Rp40 miliar&comma; tetapi telah dipotong oleh pemerintah pusat sehingga kegiatan tersebut ikut hilang&comma;” ujar Helmi di Tanjung Selor&comma; Selasa &lpar;21&sol;7&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kemudian&comma; saat audiensi gubernur seluruh Indonesia dengan Menteri Keuangan &lpar;Menkeu&rpar; di Jakarta pada tahun 2025 lalu&comma; Gubernur Kaltara juga berhasil meyakinkan Menkeu Purbaya sehingga wilayah Krayan mendapatkan &OpenCurlyQuote;suntikan’ dana Rp150 miliar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Semua anggaran tersebut sebesar Rp150 miliar diarahkan ke jalan lingkar Krayan&comma; dimana secara bertahap dianggarkan Rp50 miliar tiap tahunnya melalui IJD yang pelaksanaannya dan pembiayaannya adalah BPJN Kaltara &lpar;Kementerian PU&rpar;&period; Di mana pada tahun 2025 dilakukan kontrak tahun jamak &lpar;multiyears&rpar; 2025&sol;2026&period; Anggaran tersebut tidak masuk dalam batang tubuh anggaran pendapatan dan belanja daerah &lpar;APBD&rpar; Provinsi Kaltara&comma;”terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sementara itu&comma; di BPJN penanganannya harus sampai aspal&period; Hal ini yang kemudian membuat dilema di pemerintah daerah&comma; karena seperti yang tahun 2025 dikerjakan dengan anggaran multiyears sebesar Rp50 miliar itu hanya mampu menyelesaikan sekitar 3 kilometer&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami dari PU sudah berulang kali menyampaikan kalau bisa fokus fungsional saja dulu&period; Jadi bukan target harus aspal&comma; tapi cukup sampai perkerasan saja dulu agar jalan yang tertangani bisa panjang&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<div class&equals;"page-typography">&NewLine;<div class&equals;"post-content">&NewLine;<p>Selain itu&comma; Helmi juga mengatakan bahwa dalam pihaknya sudah bersurat ke Kementerian Pekerjaan Umum &lpar;PU&rpar; untuk meminta waktu bertemu membahas permasalahan jalan di wilayah perbatasan Kaltara ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Insha Allah Kamis &lpar;23&sol;7&rpar; nanti kita akan ke Kementerian PU untuk membahas itu&comma; bahwa masyarakat di Krayan pada khususnya dan masyarakat perbatasan pada umumnya&comma; itu berharap konstruksi jalan di perbatasan itu cukup sampai perkerasan saja dulu&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia pun meyakini anggaran Rp150 miliar yang dijanjikan Menkeu Purbaya untuk penanganan jalan di Krayan itu sudah cukup untuk membantu masyarakat walaupun dengan permukaan perkerasan aggregat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ini yang nanti kita mau minta di Kementerian PU bahwa kegiatan lanjutan cukup sampai perkerasan saja&period; Kita minta fungsional jalannya&comma; itu yang penting&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk diketahui&comma; dalam lima tahun terakhir Pemprov Kaltara telah menggelontorkan total anggaran sebesar Rp79&comma;39 miliar untuk penanganan wilayah perbatasan provinsi ke-34 Indonesia ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari total anggaran itu terperinci Rp30&comma;51 miliar di tahun 2021&comma; kemudian Rp15&comma;02 miliar tahun 2022&comma; Rp5 miliar di tahun 2023&comma; Rp22&comma;35 miliar tahun 2024 serta Rp6&comma;5 miliar tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan&comma; Riset dan Inovasi Daerah &lpar;Bapperida&rpar; Kaltara&comma; Bertius&comma; S&period;Hut&comma; menyampaikan bahwa dari dua kabupaten perbatasan&comma; yakni Malinau dan Nunukan&comma; terdapat 22 kecamatan yang menjadi perhatian pemerintah untuk dilakukan intervensi pembangunan sesuai kebutuhan dasar masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pemprov Kaltara berkomitmen terus mengupayakan intervensi kebutuhan dasar masyarakat di kawasan perbatasan&comma; meskipun pemenuhannya belum dapat dilakukan secara menyeluruh&comma;” kata Bertius&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menjelaskan bahwa secara regulasi pembangunan kawasan perbatasan merupakan kewenangan pemerintah pusat&period; Namun&comma; pelaksanaannya memerlukan dukungan dan kolaborasi pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten tempat wilayah perbatasan berada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Bertius&comma; Gubernur Kaltara&comma; Dr&period; H&period; Zainal A&period; Paliwang&comma; S&period;H&period;&comma; M&period;Hum&period;&comma; terus memfasilitasi koordinasi lintas pemerintahan melalui rapat koordinasi dan kunjungan lapangan bersama pemerintah pusat ke wilayah Krayan dan Apau Kayan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Komitmen inilah yang mendapat apresiasi Indonesia Public Service Excellence Award &lpar;IPSEA&rpar; 2026&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Bertius menegaskan bahwa komitmen pembangunan perbatasan telah tertuang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah &lpar;RPJMD&rpar; Kaltara 2025–2029 dan telah diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional &lpar;RPJMN&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menambahkan bahwa tantangan utama saat ini adalah tingginya ketergantungan fiskal daerah terhadap Transfer ke Daerah &lpar;TKD&rpar; yang mencapai sekitar 80 persen&comma; sehingga diperlukan strategi pembiayaan yang mengedepankan sinergi antara pemerintah pusat&comma; provinsi&comma; dan kabupaten&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sejumlah usulan dan akses pendanaan dari kementerian terkait juga terus diupayakan untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Perbatasan yang kita hadapi adalah persoalan aksesibilitas dan pelayanan dasar&period; Kebutuhan pokok masyarakat menjadi prioritas yang terus didorong oleh Pak Gubernur untuk dilaksanakan&comma;” tuntas Bertius&period;<&sol;p>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;div>&NewLine;<&sol;div>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;3dd8909d3ee130837f715406787b3c4c&period;jpg&quest;ver&equals;1787397237' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;074b148a05161419788cbd59ae55eeeb&period;jpg&quest;ver&equals;1787397237 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share