Instisari
- Sejumlah APMS di Kota Nunukan tetap beroperasi hingga malam hari saat Idul Fitri, melayani pengisian BBM jenis Pertalite dan Pertamax untuk masyarakat.
- Ketersediaan BBM di Nunukan dipastikan aman oleh pemerintah daerah, menepis kekhawatiran kelangkaan akibat isu global, termasuk konflik di Timur Tengah.
- Bupati Nunukan Irwan Sabri tetap menginstruksikan pemantauan intensif agar distribusi BBM berjalan lancar selama dan setelah perayaan Idul Fitri.
DPNTimes.com, NUNUKAN – Terpantau hingga malam hari APMS di Kota Nunukan buka dan melayani pengisian BBM bensin baik jemis Pertamax maupun Pertalite pada malam perayaan Idul Fitri, Jumat (20/03/2026).
Beberapa APMS yang melayani pengisian BBM tersebut diantaranya APMS Cahaya Nunukan Jl. TVRI, APMS Rapti Jl. TVRI, APMS Jl. Tanjung, serta APMS Sedadap.
Hal ini mengkonfirmasi penjelasan dari Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Nunukan Rohadiansyah bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Nunukan cukup untuk kebutuhan masyarakat menjelang, saat dan sesudah Hari Raya Idul Fitri.
Penjelasan tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Isul Fitri yang dipimpin langsung oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri pada Senin, (16/03/2026).
Dengan tetap beroperasinya stasiun – stasiun BBM (Pom Bensin) tersebut menepis kekhawatiran banyak pihak akan kemungkinan kelangkaan BBM di hari Idul Fitri akibat perang di Timur Tengah.
Namun demikian Bupati Nunukan H. Irwan Sabri tetap memberikan perhatian khusus dan atensi terhadap ketersediaan BBM di Kabupaten Nunukan dan meminta semua pihak terkait bisa terus memantaunya.(prokompimnnk)












