Categories: NEWS

Tiga Wilayah di Kaltara Masuk Dalam Perluasan Piloting Digitalisasi Bansos

Published by

<h2>Intisari<&sol;h2>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Tiga wilayah Kaltara — Kota Tarakan&comma; Kabupaten Nunukan&comma; dan Kabupaten Bulungan — masuk lokus perluasan piloting digitalisasi bansos dari 153 menjadi 258 kabupaten&sol;kota&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Program digagas Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah yang diketuai Luhut B&period; Pandjaitan&comma; mencakup penetapan penerima dan penyaluran bantuan melalui pembayaran digital&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Pemerintah daerah diminta menyiapkan tim pelaksana&comma; sosialisasi&comma; dan koordinasi registrasi hingga sanggah lewat Portal Perlinsos&comma; menjelang roll-out nasional Oktober–Desember 2026&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p><strong>DPNTimes&period;com&comma;TANJUNG SELOR<&sol;strong> – Pemerintah Provinsi &lpar;Pemprov&rpar; Kalimantan Utara &lpar;Kaltara&rpar; mendukung Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial &lpar;Bansos&rpar; yang digagas pemerintah pusat&period; Program ini diarahkan untuk memperkuat ketepatan penetapan penerima sekaligus membuat penyaluran bantuan semakin mudah dan aman melalui pemanfaatan teknologi digital&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dukungan itu menjadi bagian dari agenda perluasan piloting digitalisasi bansos dari 153 kabupaten&sol;kota menjadi 258 kabupaten&sol;kota&period; Dalam perluasan ini&comma; tiga wilayah di Kaltara masuk sebagai lokus&comma; yakni Kota Tarakan&comma; Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Bulungan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penasihat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan selaku Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah&comma; Luhut B&period; Pandjaitan&comma; dalam surat Nomor B-30&sol;PKP-DTP&sol;RI&period;PP&period;00&sol;08&sol;2026 tertanggal 28 Agustus 2026&comma; menjelaskan bahwa digitalisasi bansos tidak hanya menyangkut proses penyaluran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Pelaksanaan digitalisasi bansos akan menjadi salah satu referensi dalam penetapan penerima bantuan&comma; sekaligus memperluas mekanisme penyaluran melalui penerapan pembayaran digital&comma;” tulis Luhut dalam surat tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam surat itu juga disebutkan&comma; pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam proses registrasi hingga sanggah&period; Karena itu&comma; dukungan pemerintah daerah diperlukan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan dapat terdata dan mengikuti proses yang telah disiapkan melalui Portal Perlindungan Sosial &lpar;Perlinsos&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk mendukung pelaksanaan di daerah&comma; pemerintah daerah diharapkan menyiapkan sumber daya&comma; membentuk tim pelaksana daerah&comma; melakukan koordinasi dan sosialisasi&comma; serta memberdayakan Aparatur Sipil Negara &lpar;ASN&rpar;&comma; operator desa dan unsur masyarakat lainnya untuk membantu proses registrasi hingga sanggah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Khusus pemerintah provinsi&comma; gubernur diharapkan mengoordinasikan dan memantau pelaksanaan kegiatan di kabupaten&sol;kota yang menjadi lokus perluasan piloting digitalisasi bansos&period; Dalam surat tersebut&comma; Gubernur Kaltara juga tercantum sebagai salah satu penerima surat dari Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Perluasan piloting selanjutnya diarahkan menuju pelaksanaan secara nasional di 514 kabupaten&sol;kota&period; Berdasarkan rencana kerja&comma; proses roll-out nasional dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Setelah itu&comma; pemerintah akan melakukan evaluasi dan pertimbangan penetapan penerima bansos pada Desember 2026 hingga Januari 2027&period; Penyiapan penyaluran dilakukan hingga Februari 2027&comma; kemudian uji coba penyaluran dengan mekanisme nominasi rekening dijadwalkan pada Maret 2027&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Melalui digitalisasi ini&comma; pemerintah menargetkan proses penetapan penerima dan penyaluran bansos dapat dilakukan dengan dukungan data serta mekanisme digital yang lebih terarah&comma; sekaligus mengurangi risiko masyarakat yang layak menerima bantuan justru terlewat dari pendataan&period; &lpar;dkisp&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;3dd8909d3ee130837f715406787b3c4c&period;jpg&quest;ver&equals;1788607008' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;074b148a05161419788cbd59ae55eeeb&period;jpg&quest;ver&equals;1788607009 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share