Categories: DAERAH

Pergub Pengelolaan Rumput Laut Bakal Direvisi

Published by

<p>DPNTimes&period;com&comma; Nunukan &&num;8211&semi; Peraturan Gubernur Kalimantan Utara &lpar;Pergub&rpar; No&period; 26 Tahun 2024 terkait pengelolaan rumput laut di Kabupaten Nunukan menjadi perhatian dalam rapat dengar pendapat yang digelar bersama antara DPRD Nunukan&comma; pembudidaya rumput laut&comma; dan pemukat jangkar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Muncul desakan untuk mempertimbangkan revisi peraturan tersebut&comma; karena terdapat pasal yang ditolak oleh kedua belah pihak khusunya pasal 6 ayat 1 point point &lpar;a&rpar; yakni terkait radius jarak pondasi 10 – 30 meter&comma; dan point c yakni pemasangan jarring rumput laut dilakukan pada pukul 06&period;00 Wita sampai 16&period;00<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut&comma; Pemukat jangkar ketentuan tidak dapat dilaksanakan mengingat jumlah anggota pemukat Rumput laut yang terdata lebih dari 1200 pemukat&comma; belum lagi kondisi cuaca yang berpotensi mengurangi aktiftas memukat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Jadi kalau aturan ini diterapkan akan mengurangi kegiatan&comma; dan harus antri ke laut sementara aktifitas kita itu setiap harinya 24 jam supaya hasil yang kita dapat maksimal&comma;” kata  Ketua Asosiasi Pemukat &lpar;AMUK&rpar; Jangkar Nunukan Albar Masbah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rapat dengar pendapat ini berlangsung di Gedung DPRD Nunukan itu dihadiri oleh sejumlah pihak terkait&comma; termasuk Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Kalimantan Utara&comma; perwakilan TNI AL&comma; Polres Nunukan&comma; Dinas Perikanan&comma; dan Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hearing dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Nunukan Arpiah ST&comma; didampingi Ketua Komisi II DPRD Nunukan&comma; Andi Fajrul Syam&comma; SH&comma; difokuskan pada upaya mencari solusi terbaik bagi pembudidaya rumput laut dan pemukat jangkar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kami memahami adanya kekhawatiran dari para pembudidaya dan pemukat jangkar terhadap aturan yang diterapkan&comma; sehingga langkah revisi perlu kita pertimbangkan jika terbukti terdapat masalah di lapangan&comma;&&num;8221&semi; jelas Arpiah dalam pertemuan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Arpiah&comma; sosialisasi terkait Pergub No&period; 26 Tahun 2024 tetap dilanjutkan oleh instansi terkait sambil menunggu penyesuaian di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan bahwa peraturan ini masih dalam tahap pengujian dan penyesuaian&period;jika setelah sosialisasi dan penyesuaian ini masih ada kendala&comma; maka revisi aturan sangat mungkin dilakukan berdasarkan masukan yang kita terima dari lapangan&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Komisi II DPRD Nunukan&comma; Andi Fajrul Syam&comma; SH&comma; dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen mendengarkan aspirasi masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan bahwa revisi peraturan akan berfokus pada kebutuhan dan kesejahteraan para pembudidaya rumput laut serta keberlanjutan ekosistem laut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aspirasi yang disampaikan dalam rapat tersebut bermula dari keluhan para pembudidaya rumput laut terkait adanya larangan penggunaan pukat jangkar&comma; yang tertuang dalam surat edaran Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kaltara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemukat Jangkar menilai kebijakan tersebut menghambat mata pencaharian mereka dan menimbulkan risiko kehilangan pendapatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Arpiah menegaskan bahwa DPRD Nunukan berkomitmen untuk memastikan setiap kebijakan yang diterapkan berlandaskan pada keadilan dan kesejahteraan masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia berharap agar peraturan ini tetap dijalankan dan disosialisasikan&comma; hingga mencapai solusi terbaik dapat dicapai dengan memperhatikan seluruh kepentingan&comma; baik pembudidaya maupun pemukat jangkar<&sol;p>&NewLine;<p>Rapat ditutup dengan kesepakatan untuk mengimplemntasikan dan mensosialisasikan Pergub No&period; 26 Tahun 2024&comma; dengan melibatkan seluruh pihak terkait&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dan jika terjadi kondisi yang tidak memungkinkan dilapangan maka akan dilakukan revisi &comma; penekanannya adalah kedua pihak harus ada kepastian hukum dan menjaga keberlangsungan usaha pembudidaya rumput laut tanpa mengesampingkan aspek lingkungan dan keamanan di perairan perairan laut Nunukan&period;&lpar;dprdnnk&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share
Published by