Categories: LINGKUNGAN

Dugaan Adanya Pembalakan Hutan Mangrove di Sebatik Barat, NGO Auriga Minta Polisi Usut Tuntas

Published by

<p><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com">DPNTimes<&sol;a>&comma;Jakarta &&num;8211&semi; Dugaan pembalakan hutan mangrove yang terjadi di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia tepatnya di Pulau Sebatik&comma; Kecamatan Sebatik Barat&comma; Nunukan&comma; Kalimantan Utara &lpar;Kaltara&rpar; kembali mendapat sorotan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tidak tangung-tangung&comma; adanya dugaan pembalakan hutan mangrove ini menjadi perhatian salah satu Non Governmental Organization &lpar;NGO&rpar; yang bergerak di bidang pelestarian sumber daya alam &lpar;SDM&rpar; dan lingkungan&comma; yakni Auriga Nusantara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Direktur Kehutanan Auriga Nusantara&comma; Supintri Yohar menjelaskan&comma; keberadaan hutan mangrove memiliki fungsi lindung yang sangat penting untuk lingkungan&period; Di antaranya sebagai habitat berbagai macam jenis burung&comma; daerah pemijahan berbagai jenis ikan dan lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Yang paling penting itu&comma; hutan mangrove sebagai pelindung garis pantai&comma; mencegah intrusi air laut dan menahan abrasi&comma; sehingga keberadaan hutan mangrove dan wilayah sempadan pantai dilindungi Undang-Undang&comma;” jelas Supintri&comma; Jumat &lpar;10&sol;02&sol;2023&rpar; saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Berdasarkan data hasil analisa Auriga Nusantara&comma; Supintri menerangkan&comma; luas hutan mangrove di Kaltara pada tahun 2000 lalu seluas 212&period;859 hektar&period; Namun&comma; pada tahun 2018 mengalami penyusutan menjadi 110&period;660 hektar&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Artinya&comma; dalam kurun 18 tahun hutan mangrove di Kaltara menyusut 47 persen atau seluas 101&period;199 hektar&comma; jika dibiarkan terus dan tidak dilindungi secara tegas maka hutan mangrove di Kaltara termasuk di Pulau Sebatik akan hilang dan rusak&comma;” terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan adanya dugaan pembalakan hutan mangrove di Pulau Sebatik oleh oknum tidak bertanggungjawab&comma; Supintri menegaskan&comma; Auriga tentu menyayangkan pembalakan itu sampai terjadi&comma; mengingat fungsi hutan mangrove sangat penting untuk lingkungan hidup&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tentu Aurgia sangat menyayangkan&comma; Auriga juga berharap pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dapat melakukan pengawasan serta menindak tegas pembalakan hutan mangrove di Pulau Sebatik sesuai Undang-Undang yang berlaku&comma;” tegas Supintri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Termaksud&comma; melakukan pemulihan hutan mangrove yang rusak&comma; karena seperti kita ketahui bersama hutan mangrove ini memiliki fungsi yang sangat penting&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Tidak hanya itu&comma; Supintri menyarankan&comma; agar Pemerintah Kabupaten &lpar;Pemkab&rpar; Nunukan dapat memperkuat perlindungan hutan mangrove&comma; caranya melalui penetapan pada Peraturan daerah Tata Ruang &lpar;RTRW&rpar; provinsi atau kabupaten sebagai kawasan lindung&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Selain penegakan hukum dari aparat keamanan&comma; pemerintah daerah juga harus membuatkan peraturan daerah kawasan hutan mangrove yang tersisa&comma; dengan begitu hutan mangrove di Kaltara punya status yang jelas&comma;” sebutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Terpisah&comma; Kapolres Nunukan&comma; AKBP Taufik Nurmandia mengungkapkan&comma; dugaan pembalakan hutan mangrove di Pulau Sebatik yang belakangan ini heboh diberitakan nantinya akan dilakukan pendalamaan lebih lanjut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kemarin sudah dilakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut&comma; akan kita periksa lagi pelaksanaannya dan untuk apa hutan mangrove yang ditebang itu&comma; karena dari laporan awal lokasi hutan mangrove itu bukan wilayah konservasi&comma;” ungkap perwira melati dua itu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>AKBP Taufik memastikan&comma; jika dalam penyelidikan dan pendalaman yang dilakukan jajaran Polres Nunukan mendapatan temuan baru dalam dugaan pembalakan hutan mangrove itu&comma; dari Polres Nunukan akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Yang jelas&comma; kita masih melakukan penyelidikan mendalam terkait masalah administrasinya dan apakah masalah ini ada tindak pidananya&comma;” pungkasnya&period; &lpar;cnt&sol;KA&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share
Published by