Categories: DAERAH

Pemkab Nunukan Ajukan Ranperda RTRW, Fraksi PKS: Pemetaan Wilayah Libatkan Partisipasi Masyarakat

Published by

<p>DPNTimes&period;com&comma; Nunukan – Tanggapan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera menanggapi Nota Penjelasan Bupati Nunukan Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah &lpar;RTRW&rpar; tahun 2023-2042 melalui Pemandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna Ke 5 Masa Sidang III 2022-2023&comma; Selasa &lpar;30&sol;5&sol;23&rpar; di Kantor DPRD Nunukan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Fraksi PKS menyambut baik dengan adanya Perda RTRW Nunukan ini&comma; karena nantinya akan menjadi acuan perumusan pembangunan khususnya berkaitan dengan kebijakan lingkungan dalam jangka panjang&comma;” kata juru bicara &lpar;jubir&rpar; Fraksi PKS&comma; Andre Pratama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meski begitu&comma; Fraksi PKS juga memberikan sejumlah point untuk dapat dijadikan pertimbangan dalam pembahasan atau review RTRW Kabupaten Nunukan nantinya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pertama&comma; Pemerintah Daerah membuat langkah dan solusi kongkrit kepada masyarakat yang telah lama mendiami dan berusaha dalam kawasan hutan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Warga Kampung Tebol RT 08 Desa Sungai Limau Sebatik Tengah&comma; ada beberapa Kepala Keluarga lahan perumahan dan lahan perumahannya masuk dalam kawasan Hutan&comma; begitu juga yang terjadi di daerah dapil 4&comma;” kata Andre&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Fraksi PKS meminta Pemerintah Daerah agar memprioritaskan hal tersebut sehingga masyarakat dapat memilihi hak atas lahan tempat mereka bermukim selama ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Hal ini harus menjadi prioritas dan dicarikan solusi agar dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat terutama dalam hal kepemilikan lahan&comma;” lanjutnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kedua&comma; Pemerintah Kabupaten Nunukan perlu memfasilitasi penyelesaian sengketa antara warga dengan PT&period; Inhutani terkait lahan seluas 40 Ha yang dihuni sekira 3000 Kepala Keluarga&comma; 90 persen di antaranya merupakan kawasan perumahan&comma; perkantoran dan pertokoan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Sejak 1970 sampai sekarang belum ada solusi kongkrit dan kepastian hukum status lahan tersebut&comma; sementara masyarakat sudah lama bermukim dilahan itu&comma;” ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketiga&comma; Fraksi PKS meminta kepada pemerintah daerah&comma; bahwa dalam pemetaan wilayah harus dengan metode pemetaan partisipatif yang melibatkan masyarakat khususnya di wilayah Kawasan Hutan Lindung sehingga tidak terjadi tumpang tindih lahan dengan Kawasan Desa&period; &lpar;pubdokdprdnnk&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share
Published by