Categories: NEWS

Kinerja Fiskal Malinau Diapresiasi, Pemprov Tegaskan TPP Tetap Aman

Published by

<p>DPNTimes&period;com&comma; Tarakan – Kinerja pengelolaan fiskal Kabupaten Malinau mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara &lpar;Kaltara&rpar;&period; Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah &lpar;BKAD&rpar; Kaltara&comma; Denny Harianto&comma; menegaskan bahwa proses evaluasi terhadap Rancangan APBD Malinau Tahun Anggaran 2026 berjalan sesuai ketentuan serta menunjukkan capaian yang cukup baik&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam wawancara pada Jumat &lpar;12&sol;12&sol;2025&rpar;&comma; Denny menyampaikan bahwa Malinau menjadi kabupaten pertama dari lima kabupaten&sol;kota di Kaltara yang mengikuti pembahasan Evaluasi Ranperda APBD 2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kecepatan dan ketepatan Malinau dalam memenuhi seluruh persyaratan administrasi dinilai sebagai bentuk kesiapan pemerintah daerah dalam mengelola siklus anggaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Secara persyaratan&comma; Kabupaten Malinau sudah memenuhi untuk dievaluasi&period; Mereka paling cepat dari seluruh kabupaten&sol;kota yang ada di Kaltara&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Tekanan Fiskal Nasional Berimbas ke Daerah<&sol;h3>&NewLine;<p>Denny juga menyoroti kondisi fiskal nasional yang tengah menghadapi penurunan Dana Transfer ke Daerah &lpar;TKD&rpar; dari pemerintah pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menilai situasi tersebut berdampak signifikan pada kemampuan fiskal seluruh daerah&comma; termasuk Malinau&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ketergantungan fiskal kita terhadap dana pusat sangat tinggi&period; Ketika TKD turun&comma; otomatis belanja daerah ikut terpengaruh&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Meski berada dalam tekanan fiskal&comma; Pemerintah Kabupaten Malinau dinilai berhasil memaksimalkan ruang fiskal yang tersedia&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Belanja wajib atau mandatory spending seperti sektor pendidikan&comma; kesehatan&comma; pengawasan&comma; pemenuhan Standar Pelayanan Minimal &lpar;SPM&rpar;&comma; hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap terpenuhi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami berterima kasih karena arahan Kementerian Dalam Negeri sudah dijalankan&period; Fokus utamanya adalah memastikan belanja pegawai dan belanja operasional tetap aman&comma;” kata Denny&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Tidak Ada Pemotongan TPP ASN dan P3K<&sol;h3>&NewLine;<p>Salah satu poin penting yang ditegaskan Denny adalah kepastian bahwa tidak ada pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai &lpar;TPP&rpar; bagi ASN maupun tenaga P3K di Kabupaten Malinau&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya&comma; kebijakan ini sangat penting mengingat TPP menjadi salah satu komponen pendapatan yang berperan besar terhadap daya beli aparat pemerintah dan perputaran ekonomi lokal&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Ketergantungan ASN terhadap TPP itu tinggi&comma; dan belanja mereka berdampak pada ekonomi Kalimantan Utara&period; Jika TPP aman&comma; maka daya beli tetap terjaga&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<h3>Ajakan untuk Daerah Lain Mengikuti Langkah Malinau<&sol;h3>&NewLine;<p>Denny berharap kabupaten&sol;kota lain di Kaltara dapat meniru strategi fiskal Malinau&comma; khususnya dalam memastikan belanja pegawai dan belanja operasional tetap menjadi prioritas sesuai arahan Kemendagri&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menegaskan bahwa setiap daerah diwajibkan menyampaikan Ranperda APBD ke pemerintah provinsi maksimal tiga hari setelah persetujuan bersama antara kepala daerah dan DPRD&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Itu wajib&period; Ranperda harus segera disampaikan untuk dievaluasi provinsi&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan capaian ini&comma; Malinau dinilai sebagai daerah yang mampu menjaga konsistensi fiskal di tengah penurunan dana pusat&comma; sekaligus memastikan kesejahteraan ASN tetap terjaga&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pemerintah Provinsi Kaltara berharap langkah serupa dapat diterapkan oleh daerah lain agar kesinambungan pembangunan tetap terjaga&period;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> &NewLine; <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share