Categories: NEWS

Belajar dari Jakarta, Kaltara Perkuat Data dan Layanan Penyandang Disabilitas

Published by

<h2>Intisari<&sol;h2>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>Pemprov Kaltara menyusun Pedoman Satu Data Penyandang Disabilitas yang mengatur pemutakhiran data hingga penerbitan Kartu Layanan Penyandang Disabilitas&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Pada 12–13 Agustus 2026&comma; delegasi Kaltara belajar dari Pemprov DKI Jakarta terkait pengelolaan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta &lpar;KPDJ&rpar;&comma; lalu mengikuti Forum Konsultasi bersama Kementerian PPN&sol;Bappenas dan sejumlah kementerian&sol;lembaga terkait&period;<&sol;li>&NewLine;<li>Masukan dari forum konsultasi akan menyempurnakan pedoman sebelum diterapkan&comma; dengan dukungan Program SKALA &lpar;Kemitraan Australia-Indonesia&rpar;&comma; agar data disabilitas lebih akurat dan mendukung layanan tepat sasaran&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p><strong>DPNTimes&period;com&comma;JAKARTA<&sol;strong> – Pemerintah Provinsi &lpar;Pemprov&rpar; Kalimantan Utara &lpar;Kaltara&rpar; terus memperkuat tata kelola data penyandang disabilitas sebagai dasar untuk menghadirkan layanan yang lebih tepat sasaran&period; Langkah tersebut dilakukan melalui penyusunan Pedoman Satu Data Penyandang Disabilitas Kaltara yang akan mengatur mekanisme pemutakhiran data hingga penerbitan Kartu Layanan Penyandang Disabilitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelaksana Tugas &lpar;Plt&period;&rpar; Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara&comma; Drs&period; H&period; Sanusi&comma; M&period;Si&period;&comma; mengatakan penyusunan pedoman tersebut menjadi langkah penting agar pemerintah daerah memiliki acuan yang jelas dalam mengelola data penyandang disabilitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ia menyampaikan&comma; data yang tertata dengan baik akan membantu pemerintah mengetahui kondisi penyandang disabilitas secara lebih akurat&comma; termasuk kebutuhan layanan yang harus dipenuhi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kita ingin data penyandang disabilitas di Kaltara lebih tertata&comma; terus diperbarui&comma; dan dapat digunakan sebagai dasar dalam memberikan layanan yang sesuai kebutuhan&comma;” kata Sanusi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Untuk memperkuat penyusunan pedoman tersebut&comma; Pemprov Kaltara melakukan pembelajaran dan konsultasi bersama sejumlah pihak di Jakarta pada 12–13 Agustus 2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rangkaian kegiatan tersebut mempertemukan Pemprov Kaltara dengan Pemprov DKI Jakarta&comma; Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional&sol;Badan Perencanaan Pembangunan Nasional &lpar;Kementerian PPN&sol;Bappenas&rpar;&comma; serta kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan kebijakan&comma; pendataan dan layanan bagi penyandang disabilitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Sanusi&comma; kunjungan tersebut memberikan kesempatan bagi Kaltara untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan data dan layanan penyandang disabilitas yang telah diterapkan di DKI Jakarta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami mempelajari bagaimana sistem yang sudah berjalan di Jakarta&comma; kemudian melihat bagian mana yang bisa menjadi referensi dan disesuaikan dengan kondisi Kaltara&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada hari pertama&comma; delegasi Kaltara mempelajari pengelolaan Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta &lpar;KPDJ&rpar; yang melibatkan Bappeda DKI Jakarta&comma; Dinas Sosial DKI Jakarta&comma; Dinas Komunikasi&comma; Informatika dan Statistik DKI Jakarta&comma; serta Bank Jakarta&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pembelajaran mencakup proses pendataan&comma; verifikasi dan validasi&comma; penetapan penerima manfaat&comma; hingga pemanfaatan data dalam penyaluran bantuan sosial bagi penyandang disabilitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sanusi menilai pengalaman tersebut dapat menjadi masukan penting bagi Kaltara&comma; khususnya dalam mengembangkan sistem data yang tidak berhenti pada pendataan&comma; tetapi juga dapat digunakan untuk mendukung penyelenggaraan program dan layanan sosial&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada 13 Agustus 2026&comma; Pemprov Kaltara melanjutkan kegiatan melalui Forum Konsultasi Pedoman Satu Data Penyandang Disabilitas di Kementerian PPN&sol;Bappenas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam forum tersebut&comma; Pemprov Kaltara memaparkan rancangan pedoman untuk mendapatkan masukan terkait mekanisme pendataan&comma; standar dan integrasi data&comma; pemanfaatan data kependudukan&comma; serta keterhubungan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional &lpar;DTSEN&rpar; dan Satu Data Indonesia &lpar;SDI&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Forum dipimpin Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan Sosial Kementerian PPN&sol;Bappenas&comma; Tirta Sutedjo&comma; serta melibatkan Kementerian Sosial&comma; Kementerian Kesehatan&comma; Kementerian Dalam Negeri&comma; Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan &lpar;Kemenko PMK&rpar;&comma; Badan Pusat Statistik &lpar;BPS&rpar;&comma; Komisi Nasional Disabilitas&comma; dan Persatuan Penyandang Disabilitas &lpar;PPDI&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Sanusi mengatakan berbagai masukan yang diperoleh dalam konsultasi tersebut akan menjadi bahan untuk menyempurnakan pedoman sebelum diterapkan di Kaltara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Masukan dari kementerian&comma; lembaga&comma; dan organisasi penyandang disabilitas sangat penting agar pedoman yang disusun benar-benar bisa diterapkan dan menjawab kebutuhan di daerah&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pedoman tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan bagi pemerintah provinsi dan kabupaten&sol;kota dalam melakukan pendataan&comma; pemutakhiran&comma; verifikasi&comma; serta pemanfaatan data penyandang disabilitas&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dengan data yang lebih akurat dan terintegrasi&comma; Pemprov Kaltara dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai jumlah&comma; lokasi&comma; serta kebutuhan penyandang disabilitas&period; Informasi tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk mendukung perencanaan program dan layanan yang lebih tepat sasaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Tujuan akhirnya bukan hanya memiliki data yang baik&comma; tetapi memastikan data tersebut benar-benar digunakan untuk memperbaiki layanan dan memenuhi hak penyandang disabilitas&comma;” pungkas Sanusi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Rangkaian kegiatan ini didukung Program SKALA &lpar;Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar&rpar;&comma; Program Kemitraan Australia-Indonesia&comma; sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan tata kelola data dan layanan dasar yang lebih inklusif di Kaltara&period; &lpar;dkisp&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;3dd8909d3ee130837f715406787b3c4c&period;jpg&quest;ver&equals;1788002048' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;wp-content&sol;litespeed&sol;avatar&sol;1&sol;074b148a05161419788cbd59ae55eeeb&period;jpg&quest;ver&equals;1788002047 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share