Categories: DAERAH

“Kamus Perbatasan”, Konsep Wabup Hermanus Tentang Master Plan Pembangunan Nunukan Berdasar Karakteristik Wilayah

Published by

<p>DPNTimes&period;com&comma; Nunukan &&num;8211&semi; &&num;8220&semi;Kita perlu narasi untuk menyampaikan ke pemerintah pusat&&num;8221&semi;&period; Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus S&period;Sos di tengah-tengah kesibukannya menghadiri kunjungan Wamen Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi RI dan menghadiri undangan musyawarah Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Nunukan &lpar;HPMN KT&rpar; di Kota Tarakan&comma; Kamis &lpar;25&sol;04&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut Hermanus&comma; dalam pengelolaan pembangunan di Kabupaten Nunukan&comma; pemerintah daerah seharusnya memiliki &&num;8220&semi;Kamus Perbatasan&&num;8221&semi;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kamus perbatasan yang dimaksud adalah <em>Master Plan<&sol;em> pengelolaan Kabupaten Nunukan berdasarkan potensi kewilayahan sebagai daerah perbatasan negara&comma; baik potensi sumberdayanya ataupun permasalahan dan tantangannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Setiap wilayah di Kabupaten Nunukan ini berbeda beda karakteristiknya&period; Pulau Nunukan&comma; Krayan&comma; Sebatik&comma; dan wilayah Kabudaya berbeda beda potensi serta geopolitiknya&comma; sehingga perencanaan pembangunannya juga harus memperhatikan hal tersebut&comma;&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lanjut dikatakan&comma; dalam upaya &&num;8220&semi;menjemput&&num;8221&semi; perhatian pemerintah pusat tersebut&comma; isu perbatasan harus ditekankan dalam <em>master plan<&sol;em> pembangunan kewilayahan di Kabupaten Nunukan tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Bila kita punya <em>master plan<&sol;em> tersebut&comma; maka kita punya data untuk disampaikan kepada pemerintah pusat&period; Dan data tersebut tidak perlu terlalu deskriptif&comma; tetapi langsung ke bentuk program&comma; <em>by name by adress<&sol;em>&comma;&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya untuk menjalankan konsep tersebut setidaknya ada sembilan perangkat daerah yang berperan dalam Kamus Program Pembangunan Kawasan Perbatasan Kabupaten Nunukan yaitu Bappeda&comma; Dinas Pendidikan&comma; Dinas Kesehatan&comma; Dinas PU-PR&comma; Dinas PERKIM&comma; Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan&comma; Dinas Perikanan dan Dinas Perhubungan&comma; serta Badan Pengelola Perbatasan Daerah<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kesembilan OPD ini memiliki peranan yang penting dalam menjalankan konsep ini&comma;&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selanjutnya Wakil Bupati Nunukan Hermanus juga membagi kamus program pembangunan kawasan perbatasan di Kabupaten Nunukan berdasarkan karakteristik wilayah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kamus program pembangunan kawasan perbatasan Kabupaten Nunukan berdasarkan karateristik wilayah yakni kawasan perbatasan Pulau Kota Nunukan&comma; kawasan perbatasan Pulau Kota Sebatik&comma; kawasan perbatasan Kabudaya dan kawasan perbatasan Krayan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Keempat karakteristik kawasan perbatasan Kabupaten Nunukan tersebut haruslah memiliki Kamus Program Pembangunan Kawasan Perbatasan masing-masing wilayah sesuai dengan kebutuhan&comma; permasalahan dan tantangannya&comma;&&num;8221&semi; ungkap Hermanus&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hermanus menambahkan&comma; jika hal tersebut disusun maka pembangunan daerah Kabupaten Nunukan memiliki platform pembangunan berkelanjutan dan inovatif berbasis potensi kawasan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut Hermanus menjelaskan&comma; hal ini bukanlah hal yang baru dan perlu pemahaman dan komitmen bersama dalam pelaksanaannya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Hal Ini pernah disampaikan oleh Pak Paridil Murad &lpar;Wakil Bupati Nunukan periode Tahun 2016 &&num;8211&semi; 2020&rpar;&period; Jadi tiap-tiap wilayah ini berbeda-beda sehingga kebutuhannya juga berbeda&period; Bila kita punya <em>master plan<&sol;em>-nya&comma; mudah kita menyampaikan data&period; Sudah 25 tahun kita membangun dengan melihat setiap wilayah secara sama&comma;&&num;8221&semi; tutupnya&period; &lpar;prokompimnnk&rpar;<&sol;p>&NewLine; &NewLine; <&excl;--begin code -->&NewLine;&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma&lowbar;boxes&lowbar;2639"&NewLine; data-post&lowbar;id&equals;"2639"&NewLine; data-instance&lowbar;id&equals;"1"&NewLine; data-additional&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-layout-boxed&period;multiple-authors-target-the-content"&NewLine; data-original&lowbar;class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">&NewLine; <h2 class&equals;"widget-title box-header-title">Author<&sol;h2>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-prefix"><&sol;span>&NewLine; <div class&equals;"ppma-author-category-wrap">&NewLine; <span class&equals;"ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">&NewLine; <ul class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">&NewLine; &NewLine; <li class&equals;"pp-multiple-authors-boxes-li author&lowbar;index&lowbar;0 author&lowbar;admin has-avatar">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar">&NewLine; <div class&equals;"avatar-image">&NewLine; <img alt&equals;'Redaksi' src&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;80&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g' srcset&equals;'https&colon;&sol;&sol;secure&period;gravatar&period;com&sol;avatar&sol;61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28&quest;s&equals;160&&num;038&semi;d&equals;mm&&num;038&semi;r&equals;g 2x' class&equals;'avatar avatar-80 photo' height&equals;'80' width&equals;'80' &sol;> <&sol;div>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; &NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-avatar-details">&NewLine; <div class&equals;"pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" rel&equals;"author" title&equals;"Redaksi" class&equals;"author url fn">Redaksi<&sol;a><&sol;div> <p class&equals;"pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">&NewLine; <&sol;p>&NewLine; &NewLine; <span class&equals;"pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">&NewLine; <a href&equals;"https&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com&sol;author&sol;admin&sol;" title&equals;"View all posts">&NewLine; <span>View all posts<&sol;span>&NewLine; <&sol;a>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label&equals;"Website" href&equals;"http&colon;&sol;&sol;dpntimes&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-admin-links"><&sol;span> <&sol;a><a class&equals;"ppma-author-user&lowbar;email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label&equals;"Email" href&equals;"mailto&colon;dpntimes&commat;gmail&period;com" target&equals;"&lowbar;self"><span class&equals;"dashicons dashicons-email-alt"><&sol;span> <&sol;a>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&sol;li>&NewLine; <&sol;ul>&NewLine; <&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <span class&equals;"ppma-layout-suffix"><&sol;span>&NewLine; <&sol;div>&NewLine; <&excl;--end code -->&NewLine; &NewLine; &NewLine; &NewLine;

Bagikan ini...
Share
Published by