
<p>DPNTimes.com, Tanjung Selor — Keterlambatan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kembali menjadi sorotan DPRD Kalimantan Utara (Kaltara).</p>
<p>Anggota Komisi I DPRD Kaltara, Hamka, menilai persoalan klasik ini menjadi penyebab utama rendahnya serapan anggaran, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.</p>
<p>Menurut Hamka, APBD idealnya mulai dijalankan sejak Januari, bahkan dapat dimulai sejak Desember tahun sebelumnya melalui percepatan administrasi.</p>
<p>Namun, realitas di lapangan jauh dari harapan. Banyak daerah justru baru menjalankan APBD secara efektif pada bulan keenam hingga kedelapan.</p>
<p>“Pelaksanaan APBD baru bisa dimulai efektif di atas bulan Juni sampai Agustus. Ini yang membuat serapan anggaran selalu rendah,” ujar Hamka, Senin (24/11/2025).</p>
<p>Ia menegaskan, kondisi tersebut sangat merugikan karena mempersempit waktu pelaksanaan kegiatan.</p>
<p>Program-program pembangunan, terutama kegiatan fisik, memerlukan proses panjang mulai dari perencanaan, penyusunan dokumen teknis, hingga lelang proyek.</p>
<p>“Kalau baru mulai pertengahan tahun, bagaimana mau mencapai target program? Penyelesaian pun tidak bisa dijamin tepat waktu,” tegasnya.</p>
<p>Hamka menambahkan, keterlambatan ini juga bertentangan dengan ketentuan nasional yang mengharuskan APBD siap dijalankan pada awal tahun anggaran.</p>
<p>Dampaknya pun bersifat domino—mulai dari banyaknya program tidak terserap, pembangunan berjalan lambat, hingga meningkatnya sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) setiap tahun.</p>
<p>Ia berharap pemerintah daerah dapat memperbaiki manajemen perencanaan dan percepatan proses penganggaran agar pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat waktu.</p>
 
 <!--begin code -->

 
 <div class="pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper pp-multiple-authors-layout-boxed multiple-authors-target-the-content box-post-id-2639 box-instance-id-1 ppma_boxes_2639"
 data-post_id="2639"
 data-instance_id="1"
 data-additional_class="pp-multiple-authors-layout-boxed.multiple-authors-target-the-content"
 data-original_class="pp-multiple-authors-boxes-wrapper pp-multiple-authors-wrapper box-post-id-2639 box-instance-id-1">
 <h2 class="widget-title box-header-title">Author</h2>
 <span class="ppma-layout-prefix"></span>
 <div class="ppma-author-category-wrap">
 <span class="ppma-category-group ppma-category-group-1 category-index-0">
 <ul class="pp-multiple-authors-boxes-ul author-ul-0">
 
 <li class="pp-multiple-authors-boxes-li author_index_0 author_admin has-avatar">
 <div class="pp-author-boxes-avatar">
 <div class="avatar-image">
 <img alt='Redaksi' src='https://secure.gravatar.com/avatar/61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28?s=80&#038;d=mm&#038;r=g' srcset='https://secure.gravatar.com/avatar/61ed5690fada7e298c48df10dd8630c28043593700e6510904fc52a8134fcf28?s=160&#038;d=mm&#038;r=g 2x' class='avatar avatar-80 photo' height='80' width='80' /> </div>
 </div>
 
 <div class="pp-author-boxes-avatar-details">
 <div class="pp-author-boxes-name multiple-authors-name"><a href="https://dpntimes.com/author/admin/" rel="author" title="Redaksi" class="author url fn">Redaksi</a></div> <p class="pp-author-boxes-description multiple-authors-description author-description-0">
 </p>
 
 <span class="pp-author-boxes-meta multiple-authors-links">
 <a href="https://dpntimes.com/author/admin/" title="View all posts">
 <span>View all posts</span>
 </a>
 </span>
 <a class="ppma-author-user_url-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-url" aria-label="Website" href="http://dpntimes.com" target="_self"><span class="dashicons dashicons-admin-links"></span> </a><a class="ppma-author-user_email-profile-data ppma-author-field-meta ppma-author-field-type-email" aria-label="Email" href="mailto:dpntimes@gmail.com" target="_self"><span class="dashicons dashicons-email-alt"></span> </a>
 </div>
 </li>
 </ul>
 </span>
 </div>
 <span class="ppma-layout-suffix"></span>
 </div>
 <!--end code -->
 
 
 

This website uses cookies.